Jatuh Dari Jembatan Mini Galang di Wisata Tangkahan, Bocah 8 Tahun Tidak Sadarkan Diri
"Diduga kurang berhati-hati, korban yang saat itu sedang berlari-lari tiba-tiba salah satu papan jembatan patah"
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN-Malang nasib seorang bocah laki-laki berusia 8 tahun asal Dusun Kwala Buluh, Desa Namo Sialang Kecamatan Batang Serangan, Langkat, yang terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Pasalnya bocah berusia 8 tahun bernama Nuel Abed Nego Tarigan, terjatuh dari jembatan mini Galang Wisata Tangkahan, di Dusun Kwala buluh, Selasa (10/3/2020) sore kemarin.
• Rekonstruksi Pembunuhan Siswi MTs (SMP) di Tanjungbalai, Pelaku Doyan Menonton Film Dewasa di Warnet
• Ditemukan Gantung Diri, Keluarga Korban Curiga, Polresta Deliserdang Dalami Penyebab Kematian SN
Ia pun dikabarkan tidak sadarkan diri, serta mengalami luka-luka di bagian dagu, pipi, kaki kanan, pinggang dan dada sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit.
Informasi yang berhasil didapat Tri bun Medan, Kasubag Humas Polres Langkat Iptu Rohmad mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.
Di mana saat itu korban tengah bermain bersama bersama teman-temannya yang diketahui bernama Lia br Sinulingga (10) di atas jembatan mini Galang Bridge Wisata Tangkahan.
"Diduga kurang berhati-hati, korban yang saat itu sedang berlari-lari tiba-tiba salah satu papan jembatan patah. Sehingga korban pun langsung terjatuh ke bawah sungai yang berbatuan dengan jarak lebih kurang 20 meter," ujarnya Rabu (11/3/2020).
Lebih lanjut dijelaskan Kasubag Humas Polres Langkat Iptu Rohmad, teman korban yang melihat kejadian itu,langsung pulang ke rumah dan mengadukannya kepada warga.
• Rekonstruksi Pembunuhan Siswi MTs (SMP) di Tanjungbalai, Pelaku Doyan Menonton Film Dewasa di Warnet
• Polisi Ungkap Fakta Baru Tewasnya Wanita Bertato Burung Hantu yang Bernama Intan Marwah Sofiyah (20)
Mendapat laporan teman korban, keluarga bersama warga langsung melakukan pertolongan.
"Sesampainya warga di tempat korban jatuh. Ditemui dalam posisi terlungkup serta mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya dan tidak sadarkan diri akibat terbentur bebatuan sungai," ungkapnya.
Pascakejadian, keluarga dan warga sekita membawa korban ke Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Kwala Buluh dengan menggunakan mobil
Setelah tiba di puskesmas, korban pun dirujuk ke RS Puteri Bidadari Stabat, dikarenakan kondisinya yang cukup parah.
"Meski telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit, korban belum sadarkan diri," pungkasnya.
(mft/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jatuh-dari-jembatan-wisata-tangkahan.jpg)