Pria ini Beli dan Robek Tas Louis Vuitton Harga 100 Juta, Tak Terima Dikira Miskin oleh Pegawai Toko
Seorang pria merobek tas Louis Vuitton harga 100 juta, kesal dianggap miskin oleh penjaga toko.
Pria ini Beli dan Robek Tas Louis Vuitton Harga 100 Juta, Tak Terima Dikira Miskin oleh Pegawai Toko
TRI BUN-MEDAN.com - Pernahkah kamu merasa diabaikan saat berbelanja di pusat perbelanjaan?
Itulah yang dirasakan oleh seorang pengguna Facebook, Ismail Arifin alias Lepat bersama temannya, Zainal Abidin Awang.
Dikutip dari thevocket.com via suar.grid.id, Sabtu (2/3/2020), seorang pengguna Facebook bernama Ismail Ariffin alias Lepat membagikan video saat ia bersama temannya yang bernama Zainal Abidin Awang.
Keduanya saat itu mengunjungi sebuah butik tas bermerk mahal Louis Vuitton di Kuala Lumpur, Malaysia.
Namun ketika memasuki butik, keduanya merasa tidak dilayani dengan baik malah terkesan dianggap miskin.
Bagaimana tidak, karyawan butik melihat Zainal dan Ismail hanya mengenakan kaos oblong, celana pendek dan sandal.
Apalagi Ismail berambut gimbal yang dianggap oleh karyawan butik orang tak berduit.
Padahal keduanya datang ke butik tersebut untuk mencetakkan label nama pada tas yang telah mereka beli tiga hari sebelumnya.
Namun pihak toko malah menolaknya.
Merasa dihina, Zainal kemudian membeli sebuah tas berharga 7.159 dolar AS atau setara Rp101.142.352 secara cash.
Ia kemudian meminta gunting dan memotong tas seharga Rp 100 juta itu di depan karyawan butik sebagai balasan atas penghinaan yang mereka terima.
"Saya minta maaf tapi saya tidak bisa menerima itu ketika teman saya dan ras kita dihina di tanah air kita sendiri," kata Zainal dikutip dari The Star Online.
Karyawan butik hanya bisa melongo melihat kelakuan Zainal, mereka malu karena menilai orang hanya dari penampilannya saja.
Diketahui tas yang digunting oleh Zainal adal tas limited edition Louis Vuitton x Takashi Murakami.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gunting-tas-louis-vuitton.jpg)