Lini Masa Fotografi di Era Digital, Mengulik Perubahan Dunia Fotografi, Kolaborasi Foto dan Video

Kamera yang awalnya hanya dapat menangkap gambar tak bergerak, kini sudah berkembang hingga dapat mengambil visual bergerak

Editor: Salomo Tarigan
TRI BUN MEDAN/Rechtin Hani Ritonga
Fotografer harian Kompas, Eddy Hasby memberikan paparan dalam workshop Linimasa Fotografi Era Digital yang diadakan PFI Medan di RM Bairani Jalan Ringroad Medan Minggu (8/3/2020) 

Beberapa di antaranya adalah mini dokumente dan time lapse.

Satu di antara time lapse yang ditunjukkan Hasby adalah peroses pembangunan menara gedung selama tiga tahun yang disajikan dalam satu menit.

Dalam pengambilan time lapse ini, terangnya, setidaknya terdapat kurang lebih 8000 gambar yang diambil dalam waktu tiga tahun.

"Pada foto, para fotografer punya keunggulan dalam angle, namun jika dalam video kita butuh sequence gambar yang lebih banyak," tuturnya.

Visual jurnalis harian Kompas ini mengatakan, penyesuaian terhadap perkembangan teknologi ini yang membuat dirinya bisa terus bertahan dalam dunia visual.

Baginya, proses penggalian sebuah isi yang ingin disampaikan dari hasil peliputan yang lebih mendalam dan terkonsep menjadi sesuatu yang penting bagi seorang visual jurnalis.

"Perkembangan teknologi ini kemudian menjadikan kita tidak bisa lagi statis atau diam di tempat. Seperti video sendiri sudah sangat dibutuhkan. Misalnya ada peristiwa besar, video-video itukan langsung sangat cepat beredarnya. Nah perkembangan ini yang kemudian membuat orang-orang seperti saya harus terus bertahan, bertahannya dengan konsep pada akhirnya, harus punya konsep yang mendalam (indepth) dan komprehensif. Itu yang membuat kita punya daya untuk survive dan menyajikan sebuah pemberitaan itu secara lebih dalam," pungkasnya.

(cr14/tri bun-medan. com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved