Kisah Inspiratif

Kisah Manusia Silver di Depok, Kerap 'Bersedekah' ke Preman Dianggap Pengemis, Jalanan Jadi Rezeki

Di awali dari niat ingin membantu orang tua masing-masing yang bekerja serabutan, keduanya mencoba mencari uang sendiri.

Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Rizky dan Azmi, manusia silver yang bekerja usai pulang sekolah saat ditemui di kawasan Jatisampurna, Bekasi, Kamis (5/3/2020) 

Sampai di tengah perjalanan, mereka didatangi orang tak dikenal dan terlihat bersahaja. Namun wajahnya tampak menyeramkan.

"Sini-sini duduk, ngopi dulu," kata orang tersebut kala itu.

"Iya," ujar Azmi diliputi keraguan.

"Awalnya saya enggak mau. Tapi kita takut akhirnya ikut kan. Kita duduk di tongkrongannya dia. Jadi di situ ramai sama temennya dia," papar Azmi.

Nagita Slavina Disentil WNI di Wuhan karena Borong Makanan: Hanya 2 Loh, Paniknya Seperti Itu

PSMS Medan Dapat Laga Tandang Berturut 3 Kali, Manager PSMS Bilang Gak Wajar, Minta Perubahan

"Sini keluarin duit (uang) yang lu dapat," lanjut orang tersebut.

"Wah makin takut kan kita. Waktu itu kejadianya masih sore. Tapi kan pendapatan sudah lumayan. Kita enggak ngeluarin uangnya tapi dipaksa. Ya sudah akhirnya diambil semua. Jadi kejadian pemalakan sering. Mungkin lihat kita masih kecil kali jadi mereka berani," ungkapnya.

Tanpa mau menyerah, ketika mendapat palakam, keduanya tetap mencari uang.

"Kalau sudah begitu kita jalan cari uang lagi. Dapat Rp 30 ribu ya enggak apa-apa. Sedapatnya aja," jelasnya.

Tak memaksa

Di tengah perbincangan orang-orang soal dirinya, keduanya menuturkan bukanlah seorang pengemis.

Mereka menjelaskan dulunya sempat membawa gitar dengan tubuh silver.

Namun, seiring perjalanan waktu, mereka tak membawa gitar lagi.

"Jadi dulu saya sempat dengar ada yang bilang kalau ngamen ya ngamen aja. Manusia silver ya manusia silver aja. Nah makanya itu kita enggak bawa gitar lagi. Sekarang pakai mulut aja," jelas Azmi.

Kendati demikian, Azmi memastikan ia tak pernah memaksa orang lain untuk memberikan uang kepada mereka.

Bila di tolak dengan gelengan kepala atau kata maaf, keduanya langsung pergi.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved