Ketahui 6 Cara Mengatasi Sakit Kepala di Masa Kehamilan, Tidur Cukup dan Perbanyak Minum Air

Ada yang mengalami pusing atau sakit kepala, ada juga yang menikmati kehamilan 40 minggu tanpa merasakan sesuatu yang mengganggu.

Karl Hussey
Ketahui 6 Cara Mengatasi Sakit Kepala di Masa Kehamilan, Tidur Cukup dan Perbanyak Minum Air 

Sakit kepala primer bersifat mandiri - rasa sakit yang dirasakan adalah akibat langsung dari sakit kepala itu sendiri. Migrain adalah salah satunya.

Mengapa bisa mengalami sakit kepala selama kehamilan? Salahkan pada hormon.

Hal-hal yang sangat membantu tubuh  menjaga bayi dalam kandungan tetap dalam kondisi sehat bisa menyebabkan sakit kepala.

Begitu juga peningkatan volume darah yang terjadi selama trimester pertama.

Faktor-faktor lain yang mungkin menyebabkan sakit kepala selama kehamilan, yaitu makan makanan tertentu (pemicu migrain), tidak cukup minum air, kurang tidur, tidak mendapatkan nutrisi yang baik, serta stres.

Yang perlu menjadi catatan adalah, lebih dari seperempat wanita yang sering mengalami migrain sebelum hamil, cenderung akan mengalaminya juga selama kehamilan.

Tetapi dalam kasus yang melibatkan sakit kepala sekunder, beberapa hal berikut bisa jadi penyebabnya: - Preeklampsia (darah tinggi saat hamil).

  • Trombosis vena (bekuan darah di otak).
  • Infeksi sinus.
  • Tumor otak.
  • Risiko stroke.

“Kami memerhatikan setiap orang dengan cermat dan menilai gejalanya,” kata Dr. Shadbehr.

"Pertanyaan pertama yang ingin kami ketahui adalah, ‘Apakah ini sakit kepala utama atau tanda peringatan dari kondisi yang mendasarinya?’ "

Bagaimana cara mengatasi sakit kepala selama kehamilan?

Menurut Dr. Shadbehr, kebanyakan wanita mengalami peningkatan intensitas migrain atau sakit kepala saat kehamilan mereka berlangsung.

Tetapi, enam cara berikut bisa membantu mengatasi sakit kepala yang muncul dalam masa kehamilan:

1. Buat buku harian sakit kepala Dengan melacak kapan sakit kepala muncul, akan lebih mudah untuk melihat setiap masalah yang harus diketahui dokter.

2. Ketahui pemicu sakit kepala Buku harian sakit kepala juga dapat membantu mengenali dan menghindari pemicu potensial.

Dengan begitu, jika itu keju yang membuat sakit kepala, segeralah menghindarinya. Pemicu umum lainnya adalah daging olahan, cokelat, MSG, dan pisang yang terlalu matang.

3. Hidrasi Dr. Shadbehr merekomendasikan minum sekitar 8 hingga 10 gelas air setiap hari, sesuai dengan kebutuhan harian tubuh.

4. Tidur cukup Delapan jam tidur tanpa gangguan setiap malam adalah hal yang ideal.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved