TERBARU Tersangka Insiden Tewasnya 10 Siswa SMPN 1 Turi Sleman Ditahan Polda, Ancaman Hukuman?
TERBARU Insiden Tewasnya 10 Siswa SMPN 1 Turi Sleman, Tersangka Ditahan Polda, Ancaman Hukuman?
T R I B U N-MEDAN.com - TERBARU Tersangka Insiden Tewasnya 10 Siswa SMPN 1 Turi Sleman Ditahan Polda, Ancaman Hukuman?
//
Penyidik Polda DIY bergerak cepat memroses hukum insiden tewasnya 10 pelajar SMPN 1 Turi Sleman saat mengikuti kegiatan Pramuka susur Sungai Sempor.
• Mantan Manajer Ungkap Penampilan Lucinta Luna Sebelum Oplas, Lebih Cantik dan Banyak Disukai Pria
• Cek Ramalan Zodiakmu Hari Ini, Taurus Bakal Raih Kesuksesan, Leo Sedang Beruntung
Kabar terbaru, Polda DIY telah resmi menahan satu tersangka dalam tragedi susur sungai SMPN 1 Turi.
Wakapolda DIY, Brigjen Pol Karyoto, menuturkan bahwa pada Sabtu (22/2/2020) malam kemarin pihaknya telah melakukan penahanan terhadap tersangka atas kelalaiannya menimbulkan korban jiwa.
"Sementara baru satu tersangka dengan inisal IYA," ujarnya, Minggu (23/2/2020).
• INILAH 5 Kapal Pesiar yang Dikarantina Akibat Virus Corona yang Berpenumpang 2.000 hingga 6.000
Adapun tersangka IYA (36), warga Caturharjo Sleman ini posisinya adalah seorang pembina pramuka, sekaligus sebagai guru olahraga di SMP N 1 Turi.
Tersangka inilah yang dinilai bertanggung jawab membuat program susur sungai SMPN 1 Turi.
Sedangkan pasal yang dikenakan pada tersangka IYA adalah 359 KUHP tentang kelalaian yang mengakibatkan orang meninggal dunia dan pasal 360 KUHP karena kelalaiannya mengakibatkan orang lain luka-luka.
Ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.
Terkait kemungkinan adanya penambahan tersangka itu tergantung hasil penyidikan dari pemeriksaan saksi dan temuan fakta lain yang terkait siapa yang bertanggung jawab atas keselamatan dalam kegiatan susur sungai kemarin.
Sedangkan total saksi yang diperiksa sudah 15 orang termasuk pembina, kwarcab, warga dan dua orang siswa.
"Seharusnya kegiatan Pramuka ada manajemen risiko. Karena kelalaiannya, apalagi yang bersangkutan adalah pembina Pramuka. Pramuka ini adalah latihan dasar tentang kepemimpinan dan pertolongan pertama. Tentu harusnya dia mempunyai wawasan yang lebih, dan paham tentang manajemen bahaya," tuturnya.
Sebagai catatannya, saat kejadian itu cuaca sedang mendung, dan wilayah Turi tak jauh dari Merapi, sehingga jika di atas hujan maka air akan mengalir ke bawah.
"Itu harus jadi pertimbangan, seorang yang ahli harusnya bisa mempertimbangkan manajemen risiko. Bagi orang yang masuk ke daerah yang perlu pengamanan harusnya disiapkan alat pengamanan yang cukup," imbuhnya.
• Akhirnya Pria Maling Celana Dalam Wanita Ditangkap lewat Jebakan,Ternyata Pelaku Punya Hasrat Aneh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pembina-pramuka-smpn-turi-sleman-diperiksa-polisi.jpg)