TRAGIS, Kejutan Ulang Tahun Renggut Dua Nyawa Pelajar, 1 Orang Sempat Kritis

TRAGIS, Kejutan Ulang Tahun Renggut Dua Nyawa Pelajar, 1 Orang Sempat Kritis

Editor: Juang Naibaho
KOMPAS.COM/DANI JULIUS
Kondisi Underpass Kulur, DIY yang selalu penuh air ketika musim hujan. 

Mereka juga meminta tolong warga sekitar.

"Bercanda boleh tapi harus mengingat kemampuan, apakah punya kemampuan menyelamatkan diri atau bisa menyelamatkan orang lain," kata Heri.

Dalam kasus kematian 2 pelajar ini, polisi masih menyelidiki kasus ini dengan memeriksa banyak saksi.

Sementara itu, Riyanto, kerabat dekat Riyan mengungkapkan, bahwa keluarga sangat sedih.

Sebab, keluarga Riyan sudah menyiapkan berbagai hal untuk perayaan ulang tahun, termasuk menyiapkan tumpeng hingga kuliner bakar.

Mereka berharap perayaan dilakukan di rumah saja.

Namun, Riyan tetap ikut temannya di hari ini. Tragedi memilukan pun terjadi.

Riyan tenggelam di underpass Sabtu sore.

Setelah ditemukan, ia segera dibawa ke RS Wates.

"Kami bawa pulang ke rumah. Iya, alamat rumah di Sogan," kata Riyanto.

Underpass Kulur merupakan jalan di bawah jalur ganda kereta api yang masuk wilayah Pedukuhan Pulodadi.

Underpass dipakai kendaraan umum melintas, namun hanya bisa pada musim kemarau.

Underpass yang dibangun pada tahun 2012 berubah jadi kolam pada musim hujan karena air irigasi memenuhi underpass.

Karena penuh air, orang pun dilarang masuk ke sana.

Namun, tanda larangan cuma sebatas tulisan tanpa pengaman berarti.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved