Puteri Semata Wayangnya Tewas dalam Tragedi Pramuka SMPN 1 Turi, Ini Penyesalan Sang Ayah

Janji kini tinggal janji, Suraji salah satu ayah dari korban tewas siswa SMPN 1 Turi ungkapkan kisah sedih saat kehilangan putrinya.

KOMPAS.com/WIJAYA KUSUMA
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban yang hilang saat susur sungai di Sungai Sempor, Sleman, Yogyakarta, Jumat (21/2/2020) 

“Sekarang belum, nanti ya, jualan baru sepi," kenangnya lagi.

“Rencananya besok mau saya ajak beli sepatu untuk hadiah ulang tahun kemarin,” katanya.

Namun kini rencana itu hanya tinggal rencana, Suraji telah ditinggal Yasinta sang anak satu-satunya untuk selamanya.

Sementara itu melansir dari Kompas, kini polisi telah menindak tegas tragedi yang menimpa siswa SMPN 1 Turi.

Polisi telah menetapkan saru tersangka yang di duga lalai dalam tangung jawabnya sebagi pembina pramuka.

Satu tersangka itu dikabarkan seorang guru olah raga sekaligus pembina pramuka.

Sementara ini IYA menjasi salah satu yang di tetapkan sebagai tersangka dalam tragedi tersebut.

"Sampai dengan saat ini, kita sudah melakukan pemeriksaan kepada paling tidak ada 13 orang," ujar Kepala Bidang Humas Polda DIY Kombes Yuliyanto saat dikonfirmasi, Sabtu (22/2/2020).

Sumber: Grid.ID
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved