Duka di Hari Pernikahan

Keluarga Tak Menyangka UG Akhiri Hidup dengan Gantung Diri, Padahal Semasa Hidup Baik dan Periang

Sehari menjelang pemberkatan pernikahan, UG mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, pada Rabu (19/2/2020) kemarin.

Keluarga Tak Menyangka UG Akhiri Hidup dengan Gantung Diri, Padahal Semasa Hidup Baik dan Periang

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Suasana duka menyelimuti rumah keluarga almarhum UG (32)

Almarhum seharusnya akan melangsungkan pemberkatan pernikahan pada hari ini, Kamis (20/2/2020).

Namun, takdir kehidupan berkata lain.

Sehari menjelang pemberkatan pernikahan, UG mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, pada Rabu (19/2/2020) kemarin.

Dirumah duka Dusun IV, Desa Namo Riam, terlihat suasana hening dan penuh dengan sedih.

Hal itu terlihat dari raut wajah seluruh keluarga almarhum, yang tidak percaya almarhum pergi dengan cara demikian.

Keluarga almarhum tampak silih berganti berdatangan untuk melayat dan memberikan doa.

Isak tangis juga terdengar dari dalam rumah duka.

Tampak berbagai perlengkapan menjelang pernikahan almarhum UG sudah tersedia, seperti beras, kelapa dan beberapa jenis bumbu-bumbu masakan.

Paman almarhum Lusin Gurusinga mengatakan, bahwa kepergian korban tidak ada yang menduga.

"Sebelum kepergian anak kami ini, ia pergi ke rumah calonnya," kata Lusin.

"Jadi mungkin mereka ada cekcok jadi dia pulang dari rumah calonnya ini tidak ke rumah," sambungnya.

Disebutkan sang paman, pihaknya telah mempersiapkan segalanya untuk pesta pernikahan almarhum.

"Semua sudah kami siapkan. Apa yang dimintanya kami siapkan untuk pernikahannya ini," bebernya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved