Survei Menangkan Prabowo Menteri Top dan Kerjanya Baik, Kata Survei Wajar karena 2 Kali Capres
Prabowo Subianto menjadi menteri terpopuler menurut survei Indo Barometer, penyelenggara survei anggap wajar karena capres.
Kemudian, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dengan 5 persen responden dan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko dengan 3,2 persen.
• Idol Kpop IU Beri Peringatan Keras untuk Pembajak Akun Instagramnya
• Sempat Disangka Bunuh Diri, Agensi Akhirnya Ungkap Penyebab Meninggalnya Go Soo Jung
• Gelar Safari Jumat, Akhyar Sambangi Masjid Tempatnya Belajar Shalat dan Mengaji Waktu Kecil
Menteri yang menempati urutan dua terakhir dikenal publik, yakni Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebesar 2,5 persen dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung sebesar 2,2 persen.
Tidak hanya sebagai menteri yang paling dikenal publik, Prabowo Subianto rupanya juga dinilai responden sebagai menteri dengan kinerja terbaik.
Selain Prabowo, menteri lain yang dinilai memiliki kinerja baik adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir.
Kemudian, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, Keamanan Mahfud MD, serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim.
Qodari berpandangan, keputusan Prabowo untuk menjadi menteri dinilai tepat karena membuat panggung politiknya terus bertahan.
Survei nasional ini dilakukan selama 9-15 Januari 2020 dengan total 1.200 responden yang dipilih secara multistage random sampling.
• Rekaman Petugas BNN Kejar Bandar Sabusabu, Terdengar Letusan Senjata, Satu Orang Tewas
• Tulis Pesan Lupakan Aku Idol Kpop Ahn Jae Hyun Bikin Fans Khawatir
• Lewat Siaran, Akhyar Ajak Masyarakat Sukseskan #yokbikincantikmedan
Survei ini dilakukan Indo Barometer jelang 100 hari pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.
Responden terdiri dari warga negara Indonesia (WNI) yang sudah memiliki hak pilih, yaitu minimal berusia 17 tahun atau sudah menikah saat survei dilakukan.
Metode survei dilakukan dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner.
Margin of error survei tersebut sebesar kurang lebih 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (*)