Akhyar Harap Warga Tionghoa Dapat Perluas Usaha dan Buka Lapangan Kerja di Medan
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi mengatakan suku Tionghoa yang ada di Kota Medan
Ketua Majelis Buddhayana Indonesia Pc Kota Medan Sutopo mengatakan Tahun Baru Imlek merupakan perayaan terpenting orang Tionghoa. Perayaan tahun baru imlek dimulai di hari pertama bulan pertama di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh di tanggal kelima belas (pada saat bulan purnama). Malam tahun baru imlek dikenal sebagai Chúxī yang berarti malam pergantian tahun.
"Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) mempunyai suatu tujuan yaitu mengenalkan dan berbagi ajaran Buddha tentang essensi secara kontekstual dengan menggunakan transformasi diri dan social yang berpegangan teguh pada nilai plurarisme, universalisme, non sectarian dan inklusivisme serta keyakinan pada Tuhan Yang Maha Esa atau Sanghyang Adi Buddha," kata Sutopo.
Turut hadir pada acara ini Konsulat Jenderal Kehormatan Belanda sekaligus Ketia Sekver Yabudhi Sumut Ony Hindra Kusuma, Pembinas Buddha Sumut Budi Sulistyo, Ketua Majelis Buddhayana Indonesia PD Sumut Eddy Suyoni Setiawan, Ketua Apindo Sumut Parlindungan Purba, Kabag Agama Setda Kota Medan Adlan, dan Camat Medan Barat Rudi Faizal Lubis.(KR)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/temu-ramah-imlek-keluarga-buddhayana-indonesia-kbi-2020-di-buddhayana.jpg)