Viral Medsos

Pemandu Acara Pernikahan Tanpa Makanan dan Dekorasi Turut Malu, Sempat Mau Lakukan Hal Ini

Sepanjang karir menjadi pemandu acara nikahan, baru kali ini Febriansyah menyaksikan acara pernikahan benar-benar berantakan akibat ulah WO bodong.

Instagram Febrian, KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEAN
Pemandu Acara Pernikahan Tanpa Makanan dan Dekorasi Turut Malu, Sempat Mau Lakukan Hal Ini. Febriansyah, MC pernikahan yang ditipi WO bodong Pandamanda. (Instagram Febrian, KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEAN) 

"Mereka bilang bahwa dari akad nikah tidak ada makanan dan hiasan-hiasan pelaminan," bebernya.

Merasa tersentuh dengan kondisi miris yang dilihatnya, Febriansyah berinisiatif menutup gedung acara pernikahan.

Tersebab sampai pukul 19.00 WIB belum ada dekorasi hingga katering.

"Saya berinisiatif menutup gedung jangan sampai semua tamu masuk ke dalam."

Akhirnya ia mencoba berkoordinasi dengan keluarga kedua mempelai, menyiasati pesta yang sebenarnya harus sudah dimulai.

"Kalau bisa kita paling lama pukul 20.00 WIB kita kirab pengantin," usul Febriansyah kepada keluarga kedua mempelai saat itu.

Sempat ada kabar, pihak katering akan tiba pukul 20.00 WIB namun nyatanya tidak kunjung nongol.

Dengan terpaksa, pintu gedung yang semula tertutup rapat dibuka dan tamu undangan yang sudah membludak pun masuk.

Melihat kondisi mempelai yang patah semangat akibat pesta pernikahannya hancur berantakan, Febriansyah pun mencoba menguatkan keduanya.

Viral tamu di resepsi pernikahan tak dapat makanan karena WO nya bodong.
Viral tamu di resepsi pernikahan tak dapat makanan karena WO nya bodong. ((instagram depok 24 jam))

"Mereka harus tetap tersenyum, semuanya kasih senyum yang paling indah untuk tamu-tamu kalian. Ini momen bersejarah."

"Biarlah nanti makanan itu datang nanti saya akan masukkan secara perlahan diam-diam," ucap Febriansyah.

Febriansyah mengaku sebagai orang pertama kali yang mengunggah video gedung pesta pernikahan kosong melompong tanpa dekor dan katering ke media sosial lalu viral.

Waktu berlalu di tengah suasana pesta yang amburadul.

Katering yang ditunggu-tunggu pun datang juga sekira pukul 21.30 WIB.

Namun, hanya dua termos nasi yang datang untuk dihidangkan ke 400 tamu undangan.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved