Virus Corona Mengganas, Kapal Pesiar jadi Penjara bagi 3.700 Orang, 61 Penumpang Positif Corona
Virus corona baru atau virus 2019-nCoV kini menginfeksi penumpang kapal pesiar yang tengah berlayar di lepas pantai Jepang.
Virus Corona Mengganas, Kapal Pesiar jadi Penjara bagi 3.700 Orang, 61 Penumpang Positif Corona
Virus Corona mengganas, tak hanya di darat.
Virus corona baru atau virus 2019-nCoV kini menginfeksi penumpang kapal pesiar yang tengah berlayar di lepas pantai Jepang.
Melansir BBC News, Jumat (7/2/2020), sebanyak 41 orang dalam kapal tersebut telah dites dan ternyata positif terinfeksi virus corona jenis baru yang ditemukan di Wuhan, China.
Kini, total penumpang kapal pesiar yang terinfeksi menjadi 61 orang.
Kapal Diamond Princess mengangkut 3.700 orang yang dikarantina di Yokohama selama dua kurang lebih 2 minggu akibat virus corona baru.
Pemeriksaan dimulai setelah seorang pria dari Hong Kong berusia 80 tahun diduga terserang virus saat berada di dalam kapal.
Dia naik ke kapal pesiar tersebut di Yokohama pada 20 Januari dan turun di Hong Kong pada 25 Januari.
Kapal pesiar lain, World Dream juga dilaporkan telah dikarantina di Hong Kong setelah delapan penumpang terserang virus.
Ada sekitar 3.600 orang di dalam kapal tersebut, namun sejauh ini tidak ada yang dinyatakan positif terjangkit viris corona baru tersebut.
Kasus-kasus baru terkait infeksi virus corona baru di kapal Diamond Princess ini, menambah jumlah kasus virus tersebut menjadi 86 di Jepang.
Negara ini menjadi yang kedua dengan angka infeksi virus 2019-nCoV, atau virus corona jenis baru tertinggi setelah China.
"Hasil dari 171 tes yang tersisa keluar dan 41 tes diketahui positif (tertular virus corona)," kata Menteri Kesehatan Jepang Katsunobu Kato.
Dia mengungkapkan pasien yang terinfeksi virus corona atau virus 2019-nCoV, akan dikirim ke sejumlah rumah sakit di beberapa prefektur di Jepang.
Kehidupan di kapal yang dikarantina
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kapal-pesiar-jadi-penjara-bagi-3700-orang.jpg)