Virus Corona

Kronologi Pemuda di China Lari Terbirit-birit Setelah Tahu Mangsanya Terjangkit Virus Corona

Pelaku bernama Xiao ini gagal melancarkan aksinya memperkosa korban berinisial Yi mengaku tengah mengarantina dirinya setelah tertular virus corona.

(JINGSHAN PUBLIC SECURITY BUREAU/WECHAT VIA DAILY MAIL)
Xiao (25) pemerkosa yang kabur setelah korbannya batuk dan mengaku tertular Virus Corona dari Wuhan, China. 

TRIBUN-MEDAN.com, Kronologi pemuda gagal memperkosa setelah korban ngaku tertular Virus Corona, pelaku langsung kabur.

Seorang perempuan selamat dari upaya pemerkosaan setelah ngaku tertular Virus Corona.

Inilah sisi lain dari wabah virus mematikan itu.

Pelaku pemerkosaan lari terbirit-birit dan menyerahkan diri ke polisi setelah korban mengaku tertular Virus Corona.

Aksi perampokan dan pemerkosaan di China gagal lantaran pelaku memilih menyerahkan diri ke polisi.

Pelaku bernama Xiao ini gagal melancarkan aksinya memperkosa korban berinisial Yi mengaku tengah mengarantina dirinya setelah tertular virus corona.

Tentu saja, pengakuan Yi ini hanya pura-pura demi menggagalkan niat Xiao memperkosanya.

Hingga kini wabah Virus Corona masih menghantui masyarakat dunia, terutama di China.

Ada 60 Info Bohong Tentang Virus Corona, Menkes Terawan di Mata Najwa :Virus Ringan, Bohongnya Berat

Seperti yang diketahui, virus yang diberi kode 2019-nCov ini muncul dari Pasar Seafood Huanan yang terletak di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China.

Dikutip dari Daily Mail, seorang pemerkosa lari terbirit-birit setelah korbannya batuk dan mengaku terkena virus corona.

Pria yang disebut polisi sebagai Xiao (25) itu masuk ke kamar korban di Kota Jingshan dekat Wuhan pada Jumat (31/1/2020) lalu.

Pemerkosa kabur setelah tahu korbannya terjangkit virus corona
Xiao (25) pemerkosa yang kabur setelah korbannya batuk dan mengaku tertular Virus Corona dari Wuhan, China.

Namun, saat ia hendak melakukan aksi pemerkosaan, korban berteriak dengan putus asa, "Saya baru saja kembali dari Wuhan dan telah terinfeksi, oleh karena itu saya sendirian di dalam rumah untuk mengarantina diri."

Korban yang disebut polisi dengan Yi juga berpura-pura batuk sambil berusaha mendorong Xiao yang berusaha mencekik lehernya dan menutup mulutnya.

Setelah mendengar ucapan Yi, Xiao langsung ketakutan dan melarikan diri dengan membawa uang tunai hasil rampokan senilai 3.080 yuan (sekitar Rp 6 juta).

Insiden ini terjadi di wilayah Pingba, pinggiran Jingsan yang berjarak 3 jam dari Kota Wuhan, tempat asal munculnya virus corona.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved