Pelajar Tewas di Sekolah

Jasad Samuel Pandapotan Nainggolan (15) Selesai Diautopsi dan Langsung Dimakamkan

Jasad Samuel Pandapotan Nainggolan (15) telah selesai diautopsi di RS Bhayangkara Medan, Kamis (6/2/2020)

Jasad Samuel Pandapotan Nainggolan (15) Selesai Diautopsi dan Langsung Dimakamkan

T R I B U N-MEDAN.com - Jasad Samuel Pandapotan Nainggolan (15) telah selesai diautopsi di RS Bhayangkara Medan, Kamis (6/2/2020).

Almarhum adalah siswa SMP HKBP Sidikalang yang tewas setelah mendapat tendangan lutut di ulu hati oleh rekan sekolahnya.

Jasad Samuel Pandapotan Nainggolan tiba di RS Bhayangkara Medan pada Rabu (5/2/2020) malam dan selesai diautopsi Kamis (6/2/2020) pukul 11.45 WIB.

Pantauan wartawan www.tribun-medan.com, usai diautopsi, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga, selanjutnya di bawa kembali ke Sidikalang dengan mobil ambulans Polri untuk dimakamkan.

BREAKING NEWS: Jenazah Samuel Pandapotan Nainggolan Diautopsi di RS Bhayangkara Medan

Berkelahi dengan Teman Sekolah, Pelajar SMP di Dairi Tewas Kena Tendangan Lutut

Tante dari Samuel, Hana Hutabarat, saat ditemui usai proses autopsi mengungkapkan kalau pihak rumah sakit belum menyampaikan hasil autopsi.

"Belum tahu. Kami belum dapatkan hasilnya," sambung Hana Hutabarat.

Sekadar informasi Samuel Pandapotan Nainggolan diketahui putra tunggal dari pasangan Marulak Nainggolan dan Loide Lumban Gaol.

Namun demikian, ayah dari Samuel yakni Marulak Nainggolan diketahui sudah meninggal dunia pada Juli 2017 lalu.

Jenazah Samuel Nainggolan di Rumah Sakit
Jenazah Samuel Nainggolan di Rumah Sakit (ISTIMEWA via Facebook)

Hanya Karena Saling Ejek Bilang Bodoh, Samuel Tewas Kena Tendangan Maut Teman Sekolah

Kanit Resum Sat Reskrim Polres Dairi, Iptu Mulia Simamora mengungkapkan, duel maut ini bermula dari saling ejek antara Santoso dan Samuel.

Kejadian ini terjadi sepulang jam sekolah, sekitar pukul 12.00 WIB.

"Pemicunya karena saling ejek. Korban mengatai pelaku, karena sebelumnya pelaku sempat dihukum guru. Dikatai bodoh, begitu," ungkap Iptu Mulia.

Karena tak tahan, lanjut Mulia, Santoso tersulut emosi dan menendang bagian ulu hati Samuel menggunakan dengkul.

"Menurut penuturan saksi-saksi, korban langsung lemas begitu kena tendangan dan tergeletak ke tanah," tutur Mulia.

Sejumlah siswa yang menyaksikan kejadian itu kemudian melapor kepada guru.

Sejurus kemudian, Samuel dibawa ke IGD RSUD Sidikalang.

"Sesampai di RS, dokter menyatakan korban sudah meninggal dunia," pungkas Mulia. (*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved