News Video
Ini Desain Baru Lapangan Merdeka Medan, Dibangun 3 Lantai dengan Anggaran Rp 22 Miliar
Pemko Medan merilis Desain Baru Lapangan Merdeka Medan yang akan dibangun 3 lantai dengan anggaran Rp 22 Miliar
Ini Desain Baru Lapangan Merdeka Medan, Dibangun 3 Lantai dengan Anggaran Rp 22 Miliar
T R I B U N-MEDAN.COM - Pemko Medan akan segera melakukan revitalisasi Lapangan Merdeka Medan.
Berbincang dengan www.tribun-medan.com, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Benny Iskandar menjelaskan revitalisasi Lapangan Merdeka diawali dengan evaluasi tiga tahun lalu.
Menurut pihaknya, pendopo Lapangan Merdeka sudah kurang layak.
Baik dari segi estetika dan konstruksi.
"Dua tahun lalu kita membuat sayembara desain Pendopo Lapangan Merdeka dan sekitarnya. Peserta dari seluruh Indonesia. Dari pemenangnya, kita ambil desain pemenang ketiga, orang Medan, yang mendekati keinginan Pemko," tuturnya.
Pada 2019, DPKPPR membuat susunan Detil Engineering Desain (DED) dan selesai.
Mereka juga sudah melakukan seminarkan tetapi belum disosialisasikan.
Tahun ini, DPKPPR menganggarkan revitalisasi Lapangan Merdeka sebesar Rp 22 miliar.
"Inilah kita harapkan, pendopo tadi bisa memenuhi beberapa fungsi. Sebagai podium upacara, kawan komunitas berkumpul, konfrensi pers dan ruang meeting dan galeri. Karena kita belum punya galeri," sambung Benny Iskandar.
Setelah pendopo ini selesai, ia mengharapkan Dinas Kebersihan dan Pertamanan bisa mengubah settle ban menjadi karet dan tidak tanah lagi.
Lalu akan diikuti oleh penataan parkir seperti yang diinginkan.
"Sisi sebelah barat masih berkaitan dengan Merdeka Walk yang kontraknya masih berlaku. Tetapi di sebelah timur dan utara bisa kita bersihkan. Awal penataan Lapangan Merdeka diawali dengan pendoponya terlebih dahulu," ujarnya.
Benny Iskandar memaparkan, konsep bangunan pendopo akan dibuat tiga lantai.
Lantai 1 untuk jamuan, meeting room eksekutif, konfrensi pers, dan kamar mandi.
Lantai 2 akan menjadi keseluruhan podium yang bisa menampung sekitar 300 orang.
Bentuk filosofi bangunan menyesuaikan dengan Istana Maimun, Balai Kota Kantor Pos.
Lantai 3 akan dibuat galeri seni dan kalau tidak digunakan bisa digunakan sebagai galeri Kota Medan.
"Setelah kami bangun, kami serahkan ke Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Pemanfaatannya semua bisa," ungkapnya.
Revitalisasi ini tidak mengubah ukuran awal.
Direncanakan pendopo bisa digunakan sekitar Oktober hingga November tahun ini.
Saat ini DPKPPR sedang mempersiapkan proses tender.
"Kita pengin ada suatu ikonik dan membuat bangga masyarakat Medan. Kita harap masyarakat bisa menjaganya. Kami menampung kritik saran dan mendapat respon dari masyarakat. Dua hari lagi desain akan ditempel di Lapangan Merdeka. Agar sebelum dilakukan melakukan pembangunan, jika ada yang ingin memberikan saran, silakan," katanya.
Masyarakat yang ingin menyampaikan saran dan pendapat, bisa menghubungi akun media sosial Dinas di Instagram rumahkita_pkppr dan Facebook di Dinas perumahan kawasan permukiman dan penataan ruang KOTA MEDAN.
(cr17/tribun-medan.com)