Ditanya Soal Wacana Pemulangan Eks ISIS, Menag Fachrul Razi Sampai Ogah Ngomong Lagi di Media
Bahkan, Fachrul Razi enggan menjawab saat ditanya sisi positif dan negatif pemulangan WNI eks ISIS.
TRIBUN-MEDAN.com, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi enggan banyak biara soal isu pemulangan WNI eks ISIS di Timur Tengah.
Hadir dalam tayangan YouTube metrotvnews, Rabu (5/2/2020), Fachrul Razi bahkan mengaku enggan bicara soal teknis pemulangan WNI eks ISIS itu ke hadapan media.
Menurut Fachrul Razi, semua itu merupakan wewenang Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.
Mulanya, Fachrul Razi mengungkap soal kehadiran pemerintah dalam kasus ini.
a menilai, kehadiran pemerintah tak harus selalu diartikan dengan memulangkan ratusan WNI eks ISIS itu.
"Kehadiran negara itu jangan diartikan kemudian untuk memulangkan dia atau memberikan kewarganegaraannya," ucapFachrul Razi.
"Bukan seperti itu."
• Veronica Koman Buka-bukaan Telanjangi Pendukung Aloysius Giyai Terlapor Pemerkosa Remaja 18 Tahun
Menurut dia, apa yang kini dilakukan pemerintah sudah menunjukkan kepedulian pada warga negaranya.
"Dengan kita duduk sama-sama membahas bagaimana yang disampaikan Bapak Presiden tadi menunjukkan kepedulian kita kepada mereka," kata Fachrul Razi.
"Apapun keputusan kita, kita pulangkan atau tidak itu menunjukkan kepedulian kita atau kehadiran negara pada masalah mereka."
Lantas, ia kembali menegaskan kehadiran pemerintah dalam hal ini tak berarti harus memulangkan WNI eks ISIS tersebut.
"Saya kira seperti itu, tidak bermakna harus dipulangkan," ucap dia.
Namun saat ditanya lebih lanjut, Fachrul Razi enggan bicara banyak.
• Wacana Pemulangan Eks ISIS Tuai Polemik - Ini Beda Respons Jokowi, Prabowo dan Mahfud MD
Ia pun menyinggung nama Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Tapi dengan Bapak Presiden mengatakan kita bahas bersama lagi tentang positif negatifnya itu sudah menunjukkan kehadiran negara di sana," kata Fachrul Razi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/menteri-agama.jpg)