News Video

Antisipasi Peserta CPNS Kelelahan, Dinkes Karo dan RSU Kabanjahe Siapkan Posko Kesehatan

Ribuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo, menjalani ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), di SMPN 3 Berastagi

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: M.Andimaz Kahfi

Antisipasi Peserta CPNS Kelelahan, Dinkes Karo dan RSU Kabanjahe Siapkan Posko Kesehatan

TRIBUN-MEDAN.com, BERASTAGI - Ribuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo, menjalani ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), di SMPN 3 Berastagi, Selasa (4/2/2020).

Ujian ini, diketahui akan berlangsung selama delapan hari hingga Selasa (11/2/2020) mendatang.

Sejak pagi tadi sejumlah panitia telah sibuk melakukan persiapan untuk menyambut para peserta.

Selain persiapan teknis ujian, hal lainnya juga diperhatikan untuk menjamin kelancaran pada saat penyelenggaraan ujian.

Dengan banyaknya jumlah peserta, dan waktu ujian yang diperkirakan hingga sore hari maka panitia juga mempersiapkan keselamatan bagi para peserta.

Menurut informasi, ujian hari pertama ini akan dilakukan selama lima sesi. Dengan setiap sesinya, diikuti oleh 200 peserta.

Untuk mengantisipasi adanya peserta yang sakit atau sekedar kelelahan, Dinas Kesehatan Kabupaten Karo bekerjasama dengan Rumah Sakit Umum (RSU) Kabanjahe, turut menyediakan posko kesehatan.

Selain menyiagakan petugas, di posko tersebut juga dilengkapi dengan alat-alat pendukung pertolongan pertama.

"Posko kesehatan ini untuk antisipasi peserta ujian kalau ada yang sakit, atau minimal dia kelelahan. Karena ujiannya ini kan dari pagi sampai sore," kata seorang petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, dr Simon Gurusinga, saat ditemui di depan posko kesehatan, Jalan Jamin Ginting, Berastagi.

Dirinya mengungkapkan, untuk langkah kesiapsiagaan ini pihaknya menerjunkan dua orang dokter, dua orang perawat, dan empat orang tenaga medis lainnya.

Dirinya mengatakan, selain petugas pihaknya juga menyiagakan beberapa peralatan untuk mendukung penanganan.

"Kita ada bawa peralatan seperti stetoskop, tensi meter, dan oksigen. Kita juga menyiagakan dua unit ambulance, dan di dalamnya juga lengkap, jika sewaktu-waktu ada peserta yang membutuhkan pertolongan lebih lanjut," ucapnya.

Seorang peserta Rahmat Ginting, mengaku dirinya sangat terbantu dengan adanya posko kesehatan ini.

Pasalnya, seperti diketahui kesehatan merupakan faktor penting sebelum mengikuti tahapan ujian.

"Bagus kalau ada fasilitas seperti ini bang, karena sebelum ujian kan lebih bagus kita periksa dulu, supaya nyaman nanti saat mengerjakan soal," katanya.

Dirinya mengaku, setelah melakukan pemeriksaan kesehatan ia merasa lebih nyaman melakukan ujian.

Pria asal Medan ini mengatakan, dirinya mengambil jurusan pelaksana tugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP).

(cr4/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved