Penertiban Warung Tuak

Pertahankan Meja Warung Tuak, Ibu Ini Lompat-lompat di Atas Meja yang Diangkat Petugas Satpol PP

Pertahankan Meja Warung Tuak, Ibu Ini Lompat-lompat di Atas Meja yang Diangkat Petugas Satpol PP

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Juang Naibaho
Tribun Medan/Muhammad Anil Rasyid
Seorang ibu duduk di atas barang yang diamankan petugas Satpol PP Kota Medan, Jumat (24/1/2020). 

Pertahankan Meja Warung Tuak, Ibu Ini Lompat-lompat di Atas Meja yang Diangkat Petugas Satpol PP

Laporan Wartawan Tribun Medan / Muhammad Anil Rasyid

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Puluhan petugas Satpol PP Kota Medan bersama gabungan Polri-TNI melakukan penertiban warung tuak di Jalan Elang Ujung, Kelurahan Tegal Sari, Medan Denai, Jumat (24/1/2020).

Saat proses penertiban, terjadi kericuhan antara petugas Satpol PP dengan warga yang warungnya diamankan.

Pantauan www.tribun-medan.com di lokasi, seorang ibu mencoba mempertahankan barang-barang miliknya yang hendak diangkat petugas Satpol PP.

Ibu itu bertahan di atas meja, meskipun para petugas Satop PP sudah bersiap untuk mengantkat meja tersebut.

"Woi ayo angkat, ngapain kalian, ayo angkat kan," ucap seorang petugas Satpol PP sambil berteriak.

Namun, teriakan itu tak menyurutkan sang ibu.

Ia tetap duduk di atas barang yang diamankan petugas Satpol PP. Bahkan, ibu itu terlihat melompat-lompat di atas meja yang diangkat para petugas Satpol PP.

INILAH DETIK-DETIK PENERTIBAN WARUNG TUAK

Selain itu, seorang warga bernama Jefri Wandi Siburian mengalami luka di pelipisnya karena terkena benturan kepala seorang petugas Satpol PP.

Saat diwawancarai Tribun, ia menyebutkan berniat untuk menahan pembongkaran titi rumah karena tidak ada izin, namun petugas menghantukkan kepalanya.

"Pertama saya coba mengindahkan karena itu yang diangkat titinya bukan warungnya, saya bilang sudah cukup, jangan dibongkar waktu melerai, tapi mereka main hajar langsung, kau ini bub kepala saya dihantukkan hingga berdarah, tangan juga saya dipukul," tuturnya yang masih berlumuran darah.

Jefri menyebutkan dirinya akan langsung membuat laporan ke Kantor Polda Sumut akibat pemukulan.

"Ini kami mau langsung ke Polda rame-rame mau buat laporan," cetusnya.

Warga Jalan Elang Ujung, Kelurahan Tegal Sari, Medan Denai, Jefri Wandi Siburian pelipisnya berdarah karena terkena benturan kepala salah seorang petugas Satpol PP, Jumat (24/1/2020).
Warga Jalan Elang Ujung, Kelurahan Tegal Sari, Medan Denai, Jefri Wandi Siburian pelipisnya berdarah karena terkena benturan kepala salah seorang petugas Satpol PP, Jumat (24/1/2020). (Tribun-Medan.com/Victory Hutauruk)
Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved