Perampokan di Batubara
Ini 5 Fakta Ernika (55) Merangkak Kondisi Berlumuran Darah, Perampok Tikam Leher dan Perut Korban
Ini 5 Fakta Ernika (55) Merangkak Kondisi Berlumuran Darah, Perampok Tikam Leher dan Perut Korban
Aksi perampokan yang dilakukan Amrullah (38) warga Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, ternyata sudah direncanakan secara matang.
Kasat Reskrim Polres Batubara, AKP Pandu Winata mengatakan, salah satu bukti bahwa aksi kejahatan telah direncanakan tersangka yaitu pemilihan waktu.
"Seperti sudah merencanakan aksi perampokan tersebut, karena dia memilih waktu di saat orang akan melaksanakan Salat Jumat," sebut Pandu, Jumat.
Disebutkan Pandu, tersangka diamankan setelah personel Polres Batubara yang tengah melakukan patroli melintas di tempat kejadian perkara (TKP). Amrullah terlihat tengah menjadi bulan-bulanan warga.
"Pelaku ditangkap seratus meter dari tempat kejadian, pelaku sempat menjadi bulan-bulanan warga yang geram, beruntung pelaku dapat diselamatkan dari amukan warga oleh polisi yang datang," ujarnya.
Kini tersangka sedang melakukan pemeriksaan di Polres Batubara. Dari keterangan Amrullah, diketahui pelaku menganiaya korban karena melawan saat ia ingin mengambil perhiasan korban, Ernika br Saragih.
"Pelaku menusuk perut korban sebanyak dua kali, dan satu tusukan di bagian leher korban. Pelaku masih kami proses," kata Pandu.
3. Luka Tusuk di Leher dan Perut
Menurut suami korban, Arnold Damanik (60), istrinya mengalami luka tusukan di bagian leher dan perut.
Pelaku menusukkan pisau saat korban tengah menuju kamar mandi yang ada di dalam toko.
"Di batang leher ada tiga, perut ada satu, dalamnya 5 cm. Pisaunya diambil pelaku dari toko kami," kata Arnold yang ditemui di Rumah Sakit Setio Husodo, Jumat.
Peristiwa yang dialami Ernika Saragih diketahui Arnold setelah mendapat telepon dari menantunya. Saat itu ia sedang berada di ladang miliknya yang tak jauh dari toko mereka.
"Saya pas kejadian lagi di ladang. Ditelpon menantu, katanya mamak kena rampok. Langsung saya balik ke toko," sebutnya.
Sekembalinya di toko, Arnold yang melihat istrinya telah berlumuran darah langsung melarikan korban ke RS Setio Husodo, Kisaran.
Ia pun mengaku sempat melihat Amrullah yang telah diamankan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/perampok-diperiksa-di-mapolres-batubara.jpg)