Akhir Kisah Anggota TNI Gadungan, Menipu Wanita hingga Punya Anak, Kronologi Penangkapan Saiful
Akhir Kisah Anggota TNI Gadungan, Menipu Wanita hingga Punya Anak, Kronologi Penangkapan Saiful
Saiful menjadi anggota TNI gadungan karena ingin lebih terpandang di hadapan istri dan keluarganya.
"Saya malu pulang ke rumah di Blora karena mendaftar TNI gagal terus sudah empat kali. Makanya saya enggak pulang biar orang rumah tahu saya jadi TNI," katanya.
Komandan Kodim 0710 Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto mengatakan, saat ini Muis masih dimintai keterangan tentang motif dan aktivitasnya sehari-hari selama di Pekalongan.
“Kita masih dalami motif yang sebenarnya, kenapa saudara Saiful Muis ini menjadi TNI gadungan. Pasalnya, ternyata sudah lama dan hampir tujuh tahun dirinya mengaku menjadi TNI sehingga sampai menikah siri dan mempunyai anak di Pekalongan ini,” ujar Dandim Arfan.
Diserahkan ke polisi
Nasib Saiful kini berujung di kantor polisi.
Saiful diserahkan ke Polres Pekalongan Kota untuk menjalani proses hukum selanjutnya, Kamis (23/1/2020).
Penyerahan dilakukan di Mapolres Pekalongan Kota oleh POM TNI AU usai memeriksa pelaku.
Sebelumnya, Saiful, panggilan akrabnya, telah diamankan oleh anggota unit Intel dan Babinsa Kodim 0710/Pekalongan pada Rabu (22/1/2020) siang terkait penyalahgunaan atribut militer dan mengaku menjadi seorang anggota TNI AU selama 7 tahun.
Pelaku Saiful menipu istri sirinya selama 7 tahun dengan mengaku sebagai TNI AU yang berdinas di Bandung, Jawa Barat.
Setelah menjalani pemeriksaan di Makodim 0710/Pekalongan akhirnya Saiful dilaporkan polisi Militer TNI AU yang bermarkas di Purbalingga.
Ketua Tim Polisi Militer TNI AU Pelda Sapto Wahyono yang datang dari Purbalingga mengatakan, dari hasil pemeriksaan Saiful TNI gadungan.
“Karena yang bersangkutan memang bukan anggota TNI AU dan warga sipil maka kita tidak berhak untuk memprosesnya, oleh karena itu kita serahkan permasalahan ini ke pihak kepolisian,” kata Pelda Sapto.
Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menilai orang, lebih-lebih yang mengaku seorang anggota TNI.
Apabila ada kejanggalan mengenai keberadaan orang yang mengaku sebagai anggota TNI, masyarakat diminta melapor ke Koramil terdekat dan Babinsa yang ada di lapangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/akhir-kisah-anggota-tni-gadungan-menipu-wanita-hingga-punya-anak-kronologi-penangkapan-saiful.jpg)