Kasus TNI Selingkuh Jadi Sorotan, KSAD Jenderal Andika Perkasa Angkat Bicara Ingatkan Anggotanya

Perselingkuhan yang dilakukan oleh sejumlah anggota TNI ternyata menjadi perhatian dari Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Andika Perkasa.

Instagram/tni_angkatan_darat
KSAD Jenderal Andika dan Istri 

Putusan tersebut dibacakan pada pertengahan tahun ini setelah HM dinyatakan bersalah melanggar kode etik dan pedoman perilaku hakim oleh Majelis Kehormatan Hakim (MKH), yang terdiri atas empat komisioner KY dan tiga hakim MA. 

Meski terbukti bersalah, HM diberhentikan secara terhormat.

Sukma pun enggan mengungkapkan alasan pemecatan secara terhormat itu saat dikonfirmasi. "Itu pertimbangan majelis etik. Saya bukan anggotanya," katanya menjawab Kompas.com.

Adapun dalam putusan MKH, HM yang merupakan Kepala Pengadilan Militer Makassar itu dinyatakan terbukti melakukan tiga pelanggaran.

Pertama, dia terbukti mempunyai hubungan terlarang dengan bawahannya yang masih terikat perkawinan atau bersuami.

Kedua, mengancam bawahannya yang mengetahui hubungan tersebut. Ketiga, melakukan intervensi kepada bawahannya terkait pemeriksaan Terlapor.

Pemecatan Kepala Pengadilan Militer (Kadilmil) Makassar berinisial HM diputuskan dalam sidang Majelis Kehormatan Hakim di gedung MA, Jakarta.

KETEGASAN KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa, Tidak Akan Tunduk pada Purnawirawan hingga Copot Dandim

KSAD Jenderal Andika Perkasa Santer Dirumorkan Jadi Wakil Panglima TNI, Ini Penjelasan Istana

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan KSAD Jenderal Andika Perkasa
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan KSAD Jenderal Andika Perkasa (tribunnews)

KSAD Andika Perkasa Angkat Bicara

Perselingkuhan yang dilakukan oleh sejumlah anggota TNI ternyata menjadi perhatian dari Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Andika Perkasa.

Perhatian tersebut disampaikan  Jenderal Andika Perkasa dalam sebuah video ketika melakukan kunjungan ke Kodim Kebumen bersama istrinya, Diah Erwiany.

Jenderal Andika Perkasa secara gamblang melarang semua anggotanya berselingkuh.

"Ngak boleh ada keinginan, atau ngak boleh ada pemikiran ini bukan jodoh saya. Udah anak dua masih bilang ngak jodoh, dari Hongkong lo. Perkawinan itu komitmen, bukan jodoh. Kita komit, janji pada diri kita sendiri. Saya menikahi wanita ini. Saya akan mempertahankan selamanya," ujar Andika dengan tegas.

Jenderal Andika menyampaikan bahwa memang setiap rumah tangga pasti pernah ada masalah, namun hal tersebut bukan menjadi alasan untuk berselikuh.

"Masalah pasti ada, pasti ada. Semua pasangan punya masalah, tapi kita harus bisa memanajemen itu. Ngak ada rumah tangga yang gak ada badainya. Gak ada, semua rumah tangga ada," ujarnya.

Ia menyampaikan jangan pernah mengutuk diri sendiri karena mempunyai masalah dengan istri di rumahnya. "Jangan pernah merasa "saya paling apes di dunia. istri saya begini, martua saya begini" Gak ada," ujarnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved