Limbah Ayam Potong Pasar Sidikalang Ganggu Kenyamanan Warga

Warga mengeluhkan bau tak sedap dari limbah ayam potong yang dibuang sembarangan di Pusat Pasar Sidikalang

Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN / DOHU LASE
Kondisi ruas jalan di pinggir Pusat Pasar Sidikalang, Jalan Trikora, penuh bulu dan darah ayam potong, Rabu (15/1/2020). 

Limbah Ayam Potong Pasar Sidikalang Ganggu Kenyamanan

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dohu Lase

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - Warga mengeluhkan bau tak sedap dari limbah ayam potong yang dibuang sembarangan di Pusat Pasar Sidikalang, Jalan Trikora, Sidikalang, Kabupaten Dairi.

Selain bikin bau, keberadaan limbah juga membuat situasi sekitar menjadi banyak lalat, sehingga berpotensi tinggi menyebar wabah penyakit.

Menurut warga, para pedagang ayam potong di Pusat Pasar Sidikalang membuang limbahnya di sekitar parit di luar pasar. Limbah ayam potong dimaksud, antara lain bulu, kulit, darah, jeroan, dan kotoran, dibiarkan menumpuk.

"Kalau hujan, parit itu meluap dan limbah ayam potong itu terbawa air ke jalan raya sampai ke halaman rumah warga," ucap seorang pria warga sekitar bermarga Siregar, Rabu (15/1/2019).

Menurut warga lagi, lokasi los penjualan ayam potong terbilang kurang pas, karena terletak di pinggir pasar, sehingga berdekatan dengan jalan raya dan permukiman penduduk.

"Tiap hari kami menghirup bau tahi ayam dan sisa-sisa pemotongan ayam. Lama-lama kesehatan kami para warga di sini bisa terganggu. Anak-anak kami belakangan ini juga mulai sering terserang sakit. Kami menduga, dari limbah ayam potong itu," ucap Boru Lumbantobing, ibu-ibu warga sekitar lainnya kepada Tribun Medan hari yang sama.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dairi, Amper Nainggolan mengaku sudah mengetahui hal ini dan akan segera mengerahkan pasukan oranye membersihkan lokasi tersebut.

"Tadi pagi saya juga sudah lewat di pasar. Memang kondisinya parah sekali. Mengganggu kenyamanan," ucap Amper kala ditemui Tribun Medan di kantornya hari itu juga.

Pria yang belum sebulan menjabat ini menyebut, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dairi akan berkoordinasi dengan PD Pasar untuk merombak tatanan los Pusat Pasar Sidikalang.

"Kami koordinasi dulu dengan PD Pasar, sekaligus meminta petunjuk pimpinan, bagaimana supaya los ayam potong ini pindah ke tengah," kata Amper.

Ia mengatakan, Pusat Pasar Sidikalang sudah memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Dinas Lingkungan Hidup akan mengupayakan cara agar IPAL itu digunakan maksimal oleh para pedagang.

"Sebetulnya sudah ada IPAL di situ. Akhir tahun kemarin selesai dibangun. Letaknya di pinggir pasar, di sisi Jalan Trikora. Tidak tahu apakah sudah bisa difungsikan, karena bukan kegiatan kita. Mudah-mudahan proyek itu sudah serah terima, sehingga bisa segera difungsikan," tutur Amper mengakhiri. (cr16/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved