Light House Clinic Adakan Light Weight Challenge untuk Kurangi Tingkat Obesitas
Light weight Challenge ini merupakan kompetisi penurunan berat badan, di mana selama 12 minggu peserta mendapatkan konsultasi intensif secara gratis.
TRIBUN-MEDAN.com-Berawal dari keresahan terhadap angka obesitas di Indonesia, Clinic Light House mengadakan sebuah kompetisi penurunan berat badan bertajuk Light Weight Challenge yang mencoba menginspirasi para obesitas di Medan untuk peduli terhadap kesehatan tubuhnya.
Head of Marketing Light House Clinic, Esty Meirizka mengatakan, bahwa Light House Clinic, base event awalnya diadakan di Jakarta sebanyak 5 season.
"Jadi light weight Challenge ini merupakan kompetisi penurunan berat badan, di mana selama 12 minggu peserta mendapatkan konsultasi intensif secara gratis. Awalnya di Jakarta kita sudah buat sebanyak 5 season," tuturnya kepada Tribun Sabtu (11/1/2020).
Peserta Light Weight Challenge yang mendaftar, berdasarkan keterangan Esty mencapai hampir 900 orang. Kemudian diseleksi menjadi 20 finalis yang mendapatkan konsultasi dari ahli gizi secara rutin.
"Kebetulan di Medan antusiasmenya sangat tinggi, peserta yang mendaftar hampir mencapai 900 peserta," tambahnya.
Event ini juga sekaligus mengawali munculnya cabang Light House Clinic di Medan tahun 2020.
Harapannya, Esty menambahkan bahwa masyarakat dapat lebih sadar terhadap kesehatannya di kemudian hari. Terlebih mengenai asupan yang dimakan dan pola hidup dan perilaku.
"Harapannya ke depan masyarakat kita punya health concious, apalagi kalau di Kota godaan makannya lebih besar, jadi gimana kita gak hanya mikirkan enak atau gak enak, tapi juga memikirkan kesehatan," tuturnya.
Isu Body Shaming
Seorang pemenang Light Weight Challenge mengaku dirinya sangat senang bisa mengikuti kompetisi penurunan berat badan ini. Ia juga mengatakan bahwa dirinya sempat menyetujui perkataan bahwa berbadan besar itu cantik.
"Jujur dulu saya sempat setuju dengan perkataan gak usah peduli dengan berat badan, tapi makin ke sini makin sadar kalau berat badan gak hanya soal penampilan tapi juga soal kesehatan," ujarnya.
Senada dengan Dinda, seorang social media influencer di Medan, yang mengatakan bahwa dirinya mendapatkan wawasan baru dan dia berharap bisa lebih menjaga asupan dan kesehatan tubuh.
"Acaranya asik, bisa nambah wawasan, harapannya ke depan bisa jaga asupan dan juga kesehatan tubuh," tuturnya.(cr14/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/grateau_natural_food_medan.jpg)