Sandiaga Uno Akhirnya Angkat Bicara perihal Kabar Dirinya Ditawari Jadi Bos BUMN
Sandiaga Uno menegaskan bahwa bentuk kontribusinya itu bukanlah dengan menjadi direksi ataupun komisaris perusahaan pelat merah.
Perusahaan pun menawarkan pemegang polis untuk memperpanjang jatuh tempo (rollover) hingga satu tahun berikutnya.
Selang setahun, masalah bertambah.
Jiwasraya menyampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bahwa perusahaan butuh dana Rp 32,98 triliun.
Ini demi memperbaiki permodalan sesuai ketentuan minimal yang diatur OJK atau risk based capital (RBC) 120 persen.
Adapun Erick Thohir sempat menyebut Sandiaga Uno cocok mengurus dana pensiun ketika keduanya diundang dalam acara "Mata Najwa".
"Salah satu expertise dari Sandi kan di (bidang) keuangan.
Saya rasa ke depan bagaimana saya juga dapat advice mengenai dana pensiun yang mungkin ini akan menjadi suatu challenge yang sangat berat ke depan karena, kembali, sistem pengelolaannya yang menurut saya belum baik," kata Erick dikutip dari tayangan "Mata Najwa".
(Kompas.com/Ardito Ramadhan)
#Sandiaga Uno Akhirnya Angkat Bicara perihal Kabar Dirinya Ditawari Jadi Bos BUMN
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ada Kabar Ditawari Kursi Bos BUMN, Begini Jawaban Sandiaga Uno"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sandiaga-uno_jawab-status-terbarunya-dengan-prabowo.jpg)