Jembatan Ambruk di Dairi Padahal Baru 2 Hari Selesai Dibangun, Pakai Dana Desa Rp170 Juta
Baru saja selesai dibangun, jembatan hasil proyek Dana Desa di Desa Lae Ambat, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi, ambruk.
"Ambruknya sore sekitar pukul 17.00 WIB.
Sebelumnya, hujan lebat sejak tengah hari, sehingga debit air sungai di bawahnya membesar," kata Hasudungan yang ditemui Tribun Medan hari yang sama.
Sirait menuturkan, pembangunan jembatan tersebut sudah dimulai sejak tahun 2018 lalu.
Waktu itu, dianggarkan menggunakan Dana Desa juga, dengan nilai Rp 170 juta.
Baru mulai dibangun, kerangka jembatan dihantam arus sungai hingga ambruk.
"Dana tahun lalu menjadi Silpa dan digunakan untuk lanjutan pembangunan tahun ini," ujar Sirait.
Ia menambahkan, pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut kepada Inspektorat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
"Sudah kami laporkan ke Inspektorat dan BPBD. Hanya mereka belum turun.
Kalau memang Inspektorat nantinya menilai, hal itu karena kelalaian kami, kami siap bertanggungjawab.
Namun, kalau murni bencana alam, kami berharap pembangunan jembatan ditangani pemda," pungkas Sirait. (cr16/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jembatan_dairi_ambruk.jpg)