Ini yang Terjadi saat Ashwaq (20) Dipertemukan dengan ISIS yang Menjadikannya sebagai Budak Seks

Seorang perempuan Yazidi dengan berani menghadapi anggota ISIS yang pernah menjadikannya sebagai budak seks.

Editor: AbdiTumanggor
Twitter via Daily Mirror
Ashwaq Hajji Hameed, seorang perempuan Yazidi berhadapan langsung dengan Abu Humam. Anggota ISIS yang sudah menjadikannya sebagai budak seks. 

Mengapa? 

Karena aku Yazidi?" desak Ashwaq kepada Humam seperti dikutip RTL.

"Saya baru berusia 14 tahun ketika engkau memperkosa saya.

Angkat kepalamu.

Apa engkau punya saudara perempuan?

Apa engkau punya kehormatan?" tanya Ashwaq lagi.

"Kau telah menghancurkan hidupku.

Engkau telah merenggut segalanya dariku.

Segala yang kuimpikan," ujar gadis 20 tahun itu.

Seorang gadis Yazidi yang diberi nama samaran Narin berhasil melarikan diri dari kaum militan ISIS. Namun ia sangat terluka oleh penderitaan yang dialaminya.
Seorang gadis Yazidi yang diberi nama samaran Narin berhasil melarikan diri dari kaum militan ISIS. Namun ia sangat terluka oleh penderitaan yang dialaminya. (The Washington Post)

Ketika pertemuan pertamanya di Jerman, Ashwaq sempat melapor kepada polisi dan pusat penampungan pengungsi mengenai pertemuannya dengan Humam tersebut.

Tetapi, polisi Jerman mengaku mereka tidak bisa berbuat banyak karen Humam juga terdaftar sebagai pengungsi.

Tak dijelaskan bagaimana dia bisa sampai di Jerman.

Kemudian, Humam dipulangkan kembali ke Irak dan ditahan di sana. 

Sekitar 550.000 etnis Yazidi hidup di Timur Tengah, dengan sebagian besar bermukim di Irak.

Pada 2014, ISIS menyerang Sinjar dan membunuh ribuan di antaranya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved