Keponakan Bunuh Paman
Ahmad Chaniago (46) Tewas Bersimbah Darah Ditangan Keponakannya Sendiri, Pelaku Langsung Kabur
Ahmad Darabi Chaniago (46) warga Jalan Sekip Gang Saga, ditemukan tewas bersimbah darah.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Warga yang bermukim di Jalan M Yakub atau Pasar Belakang, Gang Tinik, Kelurahan Sei Kerah Hilir II, Kecamatan Medan Perjuangan, Sumatera Utara, mendadak heboh pada Jumat (29/11/2019) malam.
Pasalnya seorang pria yang bernama Ahmad Darabi Chaniago (46) warga Jalan Sekip Gang Saga, ditemukan tewas bersimbah darah.
Informasi yang berhasil dihimpun Tribun Medan, saat itu Ahmad berkunjung ke rumah pelaku yang merupakan keponakan korban.
Kakak korban, Ramah mengatakan, ini kan rumah kakak. Jadi maksud tujuan Ahmad datang karena ingin menengahinya.
"Jadi si pelaku yang merupakan keponakan kami bernama Firman(38) ribut sama kakak kami Lina (mamak pelaku). Perkaranya kami pun tidak tahu apa yang diributinnya," ujarnya saat ditemui Tribun Medan di lokasi, Sabtu (30/11/2019) dinihari.
Lebih lanjut dijelaskan wanita yang menggunakan baju kemeja batik ini, menuturkan, sesampainya di rumah, maksud si Ahmad ingin menengahi agar tidak jadi perkara lanjut.
"Tiba-tiba, pelaku langsung menikam si Ahmad ini. Sebanyak satu kali. Ahmad langsung meninggal di rumah ini," ungkapnya.
Ahmad merupakan anak ke enam dari delapan bersaudara.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WIB.
Usai menikam pamannya, pelaku dikabarkan melarikan diri.
Sementara Firman, dikabarkan tinggal bersama adik dan ibundanya di lokasi kejadian.
Kini, jenazah korban dibawa petugas ke RS Bhayangkara Medan.
Beberapa petugas kepolisian dan sejumlah warga masih terlihat di lokasi.
(Mft/Tribun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/rumah-pelaku-masih-dipadati-oleh-warga-sabtu-dinihari-30112019.jpg)