Begal Medan Makin Sadis

Hadi Edward Korban Begal Tewas di Jalan Jambu, Tetangga: Semasa Lajang Korban Sempat Lama di Vietnam

Jadi sebelum menikah, ia sempat merantau lama.di Vietnam. Setelah jenazah korban di kremasi, siangnya ibunda korban sempat berbelanja ke kedai saya

Facebook Henky Chandra
Potret kebersamaan Hadi Edward semasa hidup bersama dan istrinya. 

"Jadi sebelum menikah, ia sempat merantau lama.di Vietnam. Setelah jenazah korban di kremasi, siangnya ibunda korban sempat berbelanja ke kedai saya. Ada beberapa barang yang dibelinya," ucapnya.

Disebutkannya, dalam proses pemakaman ibu dan istrinya tidak boleh ikut karena sudah sesuai dengan ketentuan adat.

"Tidak boleh istri dan ibu sembayang untuk dia. Tapi setelah jadi abu boleh," kata jelasnya, Jumat (29/11/2019) malam.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, peristiwa nahas yang dialami Hadi viral, lewat sebuah postingan pada 28 November 2019 pukul 08.09,
akun Facebook atas nama Henky Chandra.

Di mana pemilik akun menyebutkan bahwa setelah mengalami luka parah di bagian kepala akibat dianiaya para pelaku begal di Jalan Bambu II, Kecamatan Medan Timur.

"Pria ini tewas kehilangan nyawanya," tulisnya di akun lini masa Facebook.

"Dia anak seorang pengusaha nasi ayam bernama Ahuat," sambungnya.

Dijelaskan Henky saat itu laju sepeda motor korban dapat dikejar oleh para pelaku. Seperti tak mau kehilangan mangsanya, salah satu pelaku langsung menabrakkan sepeda motornya ke sepeda motor yang dikendarai korban.

Lantas, korban pun jatuh dan terkapar. Selanjutnya, para pelaku menganiaya korban hingga berlumuran darah. Beberapa warga yang melihat korban tergeletak di jalan tersebut dengan luka parah di bagian kepala.

Warga pun beserta sejumlah pengendara langsung membawanya ke rumah sakit terdekat.

Sedangkan para pelaku sebelumnya telah melarikan diri usai melakukan penganiayan terhadap korban.

Sebelumnya pada Selasa (19/11/2019) lalu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto menegaskan, pihaknya telah membentuk tim khusus bersama dengan Polsek Medan Timur untuk mengungkap kasus ini.

"Kita bentuk tim khusus," pungkasnya

(mft/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved