Duka Mendalam Kepergian Eidel, Anak Juara Olimpiade Matematika Itu Telah Pergi Selama-lamanya
Adik bungsu dari ayah korban bernama Sarsaralos Sivakkar (36) ikut merasakan kesedihan mendalam yang dirasakan oleh keluarga
Penulis: M.Andimaz Kahfi |
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Adik bungsu dari ayah korban bernama Sarsaralos Sivakkar (36) ikut merasakan kesedihan mendalam yang dirasakan oleh keluarga.
Setelah anak sulung dari abangnya meninggal dalam kecelakaan lalu lintas, pada Rabu (27/11/2019) kemarin.
Sarsaralos mengatakan bahwa dia mendapat kabar keponakannya meninggal saat sedang berada di kantor.
Dia ditelepon oleh istri dan memberitahukan Edelweis sudah meninggal dunia.
"Bang susah banget ditelepon. Eidel sudah tidak ada," ucap Sarsaralos menirukan perkataan istrinya saat memberikan kabar.
Awalnya, salah seorang saudara di Pekanbaru telepon dan tidak terangkat.
Hingga akhirnya telepon istri bilang Eidel sudah tidak ada.
"Tidak ada bagaimana.
Akhirnya ditelepon pukul 19.00 sama abang pertama sambil nangis bilang Eidel sudah tidak ada.
Katanya Eidel meninggal karena kecelakaan," ujarnya.
Mendapat kabar itu, keesokan paginya, Kamis (28/11/209) Sarsaralos berangkat dari rumah pukul 03.00 WIB dan berangkat pukul 05.00 WIB dari Bandara Soekarno Hatta.
Sekitar pukul 07.00 WIB dia sampai di Kota Medan dan bergegas menuju rumah duka.
"Sampai tadi tidak ada yang ungkap cerita sebenarnya bagaimana.
Ibu, abang dan istrinya tidak berhenti-henti nangis.
Cerita yang saya dapat, mereka pas pulang disenggol sama kontainer," sebutnya.
"Satu keluarga waktu itu mencari informasi.
Ada dari sepupu ke Polsek dan ada yang nanya ke tempat kejadian tapi ceritanya belum lengkap juga," sambungnya.
Dijelaskan Sarsaralos, keponakannya termasuk orang yang baik.
Setiap hari Minggu dia rela menyempatkan diri untuk mengajar tari bagi anak-anak dari gereja tempat biasa dia ibadah.
Yang dia ajari anak-anak yang masih kecil.
Selain itu, keponakannya juga termasuk salah seorang yang pintar.
Terkhusus dalam pelajaran matematika.
Dia jago hingga pernah menjuarai olimpiade matematika.
"Dia juara olimpiade matematika se-kota Medan tahun ini.
Makanya kami senang dia masuk sekolah Santo Thomas 1 di Jalan S Parman Medan," ucapnya sedih.
Diceritakan Sarsaralos, saat menjuarai olimpiade matematika se Sumut pada 10 Februari 2019, Eidel sempat kabari di grup keluarga
"Dia sempat kabari pas juara satu kelas dan juara UN tertinggi. Itu pas kelas enam SD," katanya.
Saat Eidel lulus testing masuk salah satu sekolah favorit di Kota Medan, dia juga memberikan kabar perihal lulus testing tersebut.
"Pada 13 Juni 2019, Eidel kabari sudah testing di sekolah Santo Thomas.
Dia bilang dapat peringkat 10 besar dari 500 orang yang ikut ujian tes.
Pokoknya kalau ada kejadian bahagia selalu kabari di grup keluarga," tuturnya.
Sosok Eidel sangat terbuka orangnya. Dia punya hobi menyanyi.
Makanya saat ada acar rohani tak jarang dia sering tampil untuk membawakan lagu-lagu rohani.
"Pas acara rohani gitu dia sering tampil. Pokoknya, anak ini aktiflah dalam hal positif," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan kecelakaan lalu lintas antara truk Fuso dan sepeda motor terjadi di Jalan Medan Batang Kuis Dusun 11 Desa Bandar Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan.
Akibat kecelakaan satu orang meninggal dunia.
Informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi pada Rabu (27/11/2019) pukul 15.05 WIB.
Mobil truk Fuso dengan nomor polisi BK 9041 XL melaju dari arah Pajak Gambir menuju arah Pasar 9 Mama Harpas, Tembung.
Saat itu, dari arah yang sama pengemudi sepeda motor dengan nomor polisi BK 5235 AEL yang dikendarai oleh Nining Juliana (42) berboncengan dengan Edelweis Sipakkar (13).
Edelweis tewas dalam peristiwa nahas tersebut.
Korban merupakan anak pertama Ratna Dewi Naibaho staf Puskesmas Mandala.
Sang ibu sampai teriak histeris saat mengetahui anaknya tewas dalam kecelakaan itu.
Seperti yang diketahui keduanya memotong truk Fuso dari sebelah kiri dan stang sepeda motor menyenggol bak truk Fuso sehingga pengendera sepeda motor terjatuh.
Sementara, rekan pengendara sepeda motor meninggal di tempat.
"Korban yang meninggal dunia dan luka sudah dibawa ke rumah sakit," kata Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Aris Wibowo, Kamis (28/11/2019).
Aris menjelaskan bahwa dalam peristiwa tersebut pengendara sepeda motor mengalami robek pelipis sebelah kanan, robek di kepala sebelah kanan dan retak tulang punggung.
"Kawannya meninggal di tempat.
Sementara sepeda motor pecah lampu depan dan bodynya lecet-lecet," tuturnya.
Aris menambahkan bahwa peristiwa ini masih dalam penyelidikan petugas dan barang bukti sudah berada di Polsek Percut Sei Tuan.
"Peristiwa ini masih dalam penyelidikan petugas. Supir dan truknya juga sudah di Polsek Percut Sei Tuan," tegas Aris.
Rekan-rekan Ratna Dewi Naibaho mengucapkan duka cita di media sosial.
''Kami sekeluarga mengucapkan turut berdukacita atas meninggalnya anak dari teman kami.... Ratna Dewi Naibaho kiranya menempatkan anak kita di sisi kanan ALLAH BAPA.....'' tulis Mei Adelina Boru Simanjuntak.
Sedangkan Ester Premi Mci:
Turut berduka cita ya temanq Dewi Ratna Naibaho Tuhan yg bri penghiburan..kamu harus kuat teman.ingin rasany aq memelukmu..
tak terbayangkanq sedihmu sabarma hasian ..ikon sehat doho dab
''Turut berdukacita sedalam2nya atas apa yg dialami saudara kami di Dinas Kesehatan Kota MEDAN UPT Puskesmas Mandala, atas kepergian putri sulung tercinta, karena kecelakaan lalu lintas, usia 13 tahun
Walau aku tidak kenal dirimu kak, tapi aku begitu merasakan penderitaanmu, kubayangkan seandainya hal itu terjadi padaku,'' tulis Esther Raflesya Bellsayda Sitompul.
(mak/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/laka-lantas-di-tembung-seorang-tewas-ditempat-saat-senggol-truk.jpg)