Cerita Seleb

Agnez Mo Mengaku Videonya Dipotong dan Diedit, Agnez Mo: Aku Mencintaimu dan Aku Memaafkanmu

Viral video pernyataan Agnez Mo soal darah Indonesia. Berikut klarifikasinya hingga videonya dipotong dan diedit

Editor: AbdiTumanggor
Instagram/Agnez Mo
Penyanyi internasional asal Indonesia Agnez Mo saat diwawancarai media luar negeri. 

Tak sampai di situ, Hotman Paris melanjutkan komentarnya dengan nada gusar.

Hotman Paris membandingkan dirinya dengan seseorang yang disinyalir adalah Agnez Mo.

Diakui Hotman Paris, meski ia telah berhadapan dengan banyak orang di dunia, dirinya tetap mengaku berasal dari Indonesia.

Dalam pengakuannya itu, Hotman Paris juga dengan bangga berujar bahwa ia berasal dari Batak.

"Gue aja dari kampung, yang gue lebih maju dari kamu, mungkin lebih kaya dari kamu, aku tetap mengaku Batak asli. Aku ngaku BTL, Batak Tembak Langsung," kata Hotman Paris.

Terlihat masih gusar, Hotman Paris pun membandingkan harta kekayaannya dengan seseorang yang sedang ia sindir tersebut.

Meski punya harta banyak, Hotman Paris mengaku tak pernah menyebut bahwa ia tidak punya darah Indonesia.

"Berapa peredaran gue bertarung hukum. Duitku juga banyak. Tapi saya enggak pernah bilang 'I actually don't have Indonesian blood'," pungkas Hotman Paris.

Hingga artikel ini ditayangkan, Hotman Paris belum menjelaskan lebih lanjut soal siapa sosok yang sedang ia sindir, apakah untuk Agnez Mo atau bukan. 

Namun, pada Selasa (26/11/2019) sekitar pukul 22.00 WIB, postingan video Hotman Paris terkait sindiran tersebut mendadak hilang dari akun Instagramnya yang terverifikasi.

4. Jangan Bully Artis

Budayawan Sujiwo Tejo dengan gamblang mengimbau para warganet agar tidak membully artis Indonesia.

Jika berbicara tentang nasionalisme, Sujiwo Tejo malah meminta warganet agar mau nge-bully seniman.

"Heuheu, lagi ngebully artis ya?

Tentang nasionalisme, kalau mau nge-bully itu ke seniman, Cuk. Jangan ke artis," tulis Sujiwo Tejo.

Budayawan Sujiwo Tejo menjadi Keynote Speaker pada Parade Bahasa Nasional 2013 di Kampus Universitas Negeri Makassar. Kamis (10/10/2013). Kegiatan antar Perguruan Tinggi se Indonesia ini, mengambil tema
Budayawan Sujiwo Tejo. (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)

Adapun alasan ini dikemukakan Sujiwo Tejo lantaran di Indonesia, seniman dan artis itu sangat berbeda, salah satu dalam sisi kehidupan.

Pasalnya seniman mempunyai banyak kegiatan seperti membaca buku dan kehidupan yang penuh liku-liku.

Sedangkan artis tidak demikian.

Artis digambarkan memiliki kehidupan yang glamor.

Selain itu, Sujiwo Tejo juga menjelaskan perbedaan artis dalam sudut pandang lain soal karya.

Jika seniman berkarya menuruti kata hatinya, sedangkan artis berkarya menuruti selera pasar.

"Di Indonesia seniman & artis beda. Seniman banyak baca buku & kehidupan. Artis tidak dan glamor. Seniman berkarya nurutin hatinya. Artis berkarya nurutin selera pasar," pungkas Sujiwo Tejo.

Adapun cuitan Sujiwo Tejo ini dianggap warganet sebagai buntut dari masalah yang menerpa penyanyi serba bisa Agnez Mo.

5. Teori cinta Tanah Air

Dian Sastrowardoyo
Dian Sastrowardoyo (instagram.com/therealdisastr)

Bila perkataan Agnez Mo banyak disayangkan karena dianggap melupakan Indonesia, berbeda dengan aktris cantik Dian Sastrowardoyo.

Postingannya baru-baru ini tentang teori cinta tanah air, mendapat tanggapan positif dari warganet.

Dian Sastro turut mencurahkan perhatiannya terhadap sosok penting di dunia pendidikan di Indonesia, bertepatan dengan Hari Guru Nasional kemarin.

Bahkan melalui akun media sosial Twitter pribadinya, @therealDiSastr, ia juga menuliskan sebuah terori singkat.

Dimana teori tersebut merupakan sebagai bentuk mengukur rasa bangga seseorang menjadi bagian salah satu masyarakat di Indonesia.

"Gue punya teori: bahwa rasa bangga kita sebagai bangsa Indonesia itu berbanding lurus dengan luas nya wawasan dan pengetahuan kita terhadap sejarah dan kebudayaan bangsa kita," tulis Dian Sastro.

Selain menuliskan cuitan, Dian Sastro juga menyertakan sebuah gambar diagram tulisan tangannya.

Dalam diagram tersebut, Dian Sastro menjelaskan bahwa semakin banyak wawasan yang diketahui tentang bangsa Indonesia, maka semakin tinggi pula rasa bangga yang dimiliki sebagai orang Indonesia.

Hal ini juga berlaku untuk sebaliknya, apabila sedikit pengetahuan yang dimiliki terkait bangsa Indonesia, maka semakin rendah pula rasa bangga yang dimiliki orang tersebut sebagai orang Indonesia.

Meski postingan tersebut tidak ditujukan khusus untuk siapa, namun sejumlah warganet menganggap postingan Dian Sastro menjadi counter untuk statement Agnez Mo.

6. Tanggapan Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Istana Negara, Jakarta, Kamis (2/5/2019).
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko di Istana Negara, Jakarta. (KOMPAS.com/Ihsanuddin)

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko membela Agnez Mo yang dikecam karena mengaku tak berdarah Indonesia.

Moeldoko meminta publik tak langsung berkomentar negatif soal pernyataan yang disampaikan Agnez Mo dalam wawancara di salah satu media Amerika Serikat itu.

Ia tetap meyakini, Agnez Mo yang kini sudah sukses berkarir di luar tetap memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi.

"Jangan terus digoreng Agnes Monica enggak nasionalis. Menurut saya sih enggak," kata Moeldoko di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (26/11/2019).

"Saya itu sering waktu sekolah ke luar negeri, sering datengin temen-temen kita yang di luar, wah itu nasionalisnya lebih dari kita," sambungnya.

Moeldoko lalu bercerita saat Agnez Mo bertemu Presiden Jokowi di Istana pada awal Januari lalu.

Dalam pertemuan itu sangat terlihat bahwa dia ingin terus berkarya dan berkontribusi untuk kemajuan Indonesia.

"Semangatnya untuk ikut berkontribusi atas Indonesia yang maju sangat kelihatan. Kalau dia orang ego mungkin dia enggak mau di undang kesini. Saya undang makan tempe juga enak-enak aja," kata Moeldoko.

Moeldoko pun berkelakar bahwa ia ingin kembali mengundang Agnez untuk datang ke Istana.

"Ya udah nanti gue undang lagi deh," kata mantan Panglima TNI ini seraya tertawa.

7. Tanggapan Juru Bicara Presiden.

Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman
Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman (Seno Tri Sulistiyono/Tribunnews.com)

Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman turut memberikan tanggapannya atas video viral yang menimpa Agnez Mo.

Tanggapannya dilontarkan melalui akun pribadinya @fadjroelrachman, Selasa (26/11/2019) malam.

"Menyimak dengan seksama wawancara @agnezmo isinya biasa saja, dia bercerita tentang asal-usul dirinya, memuji keberagaman negeri tempat dia dilahirkan, dia membawa Indonesia dalam kancah musik internasional. ayo berlomba-lomba memberikan sumbangsihmu untuk kejayaan Indonesia ~ FR," cuitnya. 

Cuitan Fadjroel ini pun langsung direspon akun twitter Agnez Mo yang terverifikasi.

Agnez Mo me-retweet tanggapan Fadjroel dengan icon tangan menyembah.

Diberitakan sebelumnya, saat Agnez Mo usai tampil di AMA 2019, ia langsung kembali diperbincangkan di media sosial.

Bukan karena penampilannya di AMA 2019, melainkan pernyataan Agnez Mo saat diwawancarai dalam saluran Build Series by Yahoo belum lama ini.

Dilansir dari Grid.id, Pelantun Nanana itu mengaku tidak memiliki darah Indonesia.

Kala itu, dia bicara tentang single terbarunya bersama French Montana, Diamonds, dan beberapa hal lain terkait dirinya.

Ketika pembawa acara menanyakan soal keberagaman di Indonesia, pelantun Wanna Be Loved ini mengaku berdarah campuran.

"Sebenarnya, aku nggak punya darah Indonesia atau apa pun."

"Aku berdarah Jerman, Jepang, China, dan aku hanya lahir di Indonesia," terangnya dalam video yang diunggah di YouTube pada 22 November.

Agnez pun lanjut membahas soal agama di Indonesia.

"Aku juga beragama Kristen, mayoritas di Indonesia Muslim."

"Jadi, aku... aku enggak akan bilang aku tidak pantas berada di sana, karena orang-orang menerimaku apa adanya."

"Tetapi, selalu ada perasaan kalau, aku tidak seperti orang-orang lainnya," lanjutnya.

Keberagaman yang ada di Indonesia itulah telah mengajari Agnez untuk lebih menghargai perbedaan.

"Itu mengajariku untuk merangkul perbedaan, kerentananku, perbedaan yang ada, keunikanku, dan lain-lainnya," ujarnya.

Pernyataan Agnez itu pun langsung memicu komentar dari netizen.

Kebanyakan dari mereka menyayangkan perkataannya yang mengaku tidak berdarah Indonesia.

Tak lama setelah menjadi perguncingan, Agnez Mo mengunggah pernyataan yang seolah menjawab cibiran netizen.

"Aku tumbuh dalam budaya yang begitu beragam."

"Inklusivitas budaya adalah apa yang aku perjuangkan."

"Bhinneka Tunggal Ika berarti Bhinneka Tunggal Ika," tulis Agnez di akun Instagram miliknya.

8. Tetap cinta dan perkenalkan Indonesia ke luar negeri

Meski berdarah campuran, Agnez menegas tetap bagian dari Indonesia.

Ia mengaku senang bahwa bisa memperkenalkan negara Indonesia ke dunia luar.

"Senang ketika saya dapat berbagi sesuatu tentang asal saya dan negara saya," ujarnya.

Ia berharap bahwa orang dari kaum minoritas seperti dirinya bisa meraih impian mereka.

Di akhir postingan, Agnez menyatakan sebagai perwakilan Indonesia.

"#Indonesia represents," tandasnya.

Dalam beberapa kesempatan, Agnez Mo juga sering mengaku sebagai perwakilan dari Indonesia.

Seperti ketika diwawancarai awak media setelah masuk nominasi ajang iHeart Radio 2019 pada Januari lalu, Agnez juga menyatakan dirinya sebagai orang Indonesia.

"Saya satu-satunya orang Indonesia di sana. Bagaimana pun juga saya di sana sebagai duta bangsa," ujarnya.

Berikut penampilan Agnez Mo di AMA 2019:

(tribun-medan.com/instagram.com/twitter.com/kompas.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved