Breaking News

Isu Ikan Makan Bangkai Babi

Viral Berita Ikan Makan Bangkai Babi di Medsos, Polisi Imbau Jangan Terprovokasi Berita Hoaks

Pembuangan bangkai babi yang belakangan terjadi di Kota Medan dan sekitarnya membuat masyarakat resah

TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA
Lapak penjual ikan di Bagan, Kecamatan Percutseituan, Kabupaten Deliserdang tampak sepi dari biasanya pasca diterpa isu, Jumat (22/11/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pembuangan bangkai babi yang belakangan terjadi di Kota Medan dan sekitarnya membuat masyarakat yang berada di sekitaran aliran sungai resah.

Tidak hanya air yang tercemar, pengaruh bangkai babi juga telah melakukan masyarakat khususnya nelayan, pedagang ikan yang berada di Bagan Percutseituan, Kabupaten Deliserdang, mengeluh.

Pasalnya, penurunan jumlah pengunjung di Bagan Percutseituan menurun drastis.

Kondisi ini menjadi keluhan masyarakat pasca diterpa isu 'ikan makan bangkai babi'.

Terkait hal itu, Tribun Medan mencoba konfirmasi kepada pihak kepolisian penyebaran isu tersebut yang diduga beredar di sosial media, kepada Kapolsek Percutseituan Kompol Aris Wibowo melalui WhatsApp, Jumat (22/11/2019).

Ia mengatakan bahwa pihaknya telah memberikan imbauan-imbauan, dan ia menyatakan kalau isu tersebut merupakan hoax. Kebenaran ikan makan bangkai babi belum bisa dibuktikan.

"Kami sekali lagi mengimbau agar masyarakat tidak terprovokasi berita hoax. Dan masalah ini sudah ditangani oleh pihak terkait," ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan Kompol Aris Wibowo, pihak kepolisian telah bekerja sama dengan TNI serta Pemerintah daerah Deliserdang khususnya Kecamatan Percutseituan.

"Kami telah membuat himbauan baik lisan maupun spanduk-spanduk serta telah membuat posko penanganan pembuangan bangkai babi. Kemudian dinas peternakan sudah melakukan penyemprotan disinfektan ke kandang babi di wilkum Percutseituan," katanya.

Untuk hasil dari pengecekan kualitas air, sambung Aris, bahwa masih menunggu hasil.

"Dinas lingkungan hidup sudah melakukan pengecekan kadar pencemaran air sungai, hasilnya masih dalam proses. Dalam waktu dekat akan disampaikan," pungkasnya sembari mengatakan bahwa beberapa spanduk imbauan dipasang di beberapa aliran sungai.

(mft/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved