Tak Mau Antre Masuk Pesawat, Pengusaha ini Pura-pura Jadi Pilot
Seorang pengusaha pura-pura jadi pilot agar tak mengantre memasuki pesawat. Namun, dia ketahuan dan ditangkap oleh polisi bandara.
Tak Mau Antre Masuk Pesawat, Pengusaha ini Pura-pura Jadi Pilot
TRIBUN-MEDAN.com - Saat hendak bepergian naik pesawat kita harus mengikuti arahan dari petugas, termasuk saat hendak memasuki pesawat.
Namun, peraturan ini hanya berlaku bagi penumpang, tidak dengan petugas bandara, pilot dan pramugari.
Itulah yang mendorong pengusaha asal India ini, untuk menyamar sebagai seorang pilot, agar bisa memasuki pesawat lebih cepat.
Ia adalah Rajan Mahbubani, pemilik perusahaan agen konsultasi berusia 48 tahun dari New Delhi.
Baru-baru ini dia ditangkap di Bandara Internasional Indira Gandhi, setelah menyamar sebagai pilot maskapai penerbangan Jerman Lufthansa.
Pria diketahui akan naik maskapai AirAsia menuju Kolkata.
• Viral Pramugari Bikin Pengumuman Tak Biasa di Pesawat, Kata-katanya Bikin Galau
Pihak maskapai menelepon kantor Lufthansa untuk mengkonfirmasi perjalanan seorang pilot yang mengenakan seragam maskapai Jerman.
Sebuah tim dari Lufthansa dikirim untuk mengkonfirmasi identitas pilot. Tapi mereka akhirnya menyadari bahwa pilot itu mencurigakan dan menipu.
“AirAsia India dari Bandara Delhi menelepon kantor Lufthansa untuk mengkonfirmasi perjalanan pilot yang menenakan seragam maskapai Jerman dan memiliki kartu identitas. Lufthansa segera mengirim timnya untuk menghubungi orang ini di gerbang keberangkatan 52 di dalam area keamanan T3, Bandara Delhi. Ketika berhadapan dengan pejabat Lufthansa, orang ini mengaku dia hanya menyamar,” kata juru bicara Air Asia.
Rupanya, ini bukanlah pertama kali Mahbubani melakukan aksi penipuan.
Terhitung sudah 15 kali dia melakukan penipuan. Ini dilakukannya untuk melewati pemeriksaan keamanan, dan bisa masuk pesawat lebih dulu.
• Pramugara Ini Saat Suapi Seorang Nenek di Dalam Pesawat, Sikap Sabar dan Ramahnya Curi Perhatian
Seragam itu memberinya keuntungan lain, seperti perlakuan khusus di pesawat bahkan foto-foto di kokpit pesawat.
"Mahbubani mengatakan bahwa dia sering bepergian dan berpakaian sebagai pilot untuk mendapatkan akses mudah selama pembersihan keamanan dan mendapatkan perlakuan istimewa dari petugas keamanan dan maskapai penerbangan," kata Wakil Komisaris Polisi Sanjay Bhatia.
Pilot palsu mengatakan kepada polisi bahwa ia mendapat seragam pilot Lufthansa dan kartu identitas itu di Bangkok.
Ia juga mengaku sering merekam aktivitasnya di YouTube dan TikTok sambil mengenakan seragam pilot.
Selama penyelidikan, petugas menemukan beberapa foto Mahbubani berpakaian kolonel tentara, serta mengenakan seragam lainnya. (cr12/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pura-pura-jadi-pilot.jpg)