Pembunuhan Bocah di Deliserdang

PEMBUNUHAN Sadis Bocah 4 Tahun di Deliserdang, Pelaku akan Nikahi Ibu Korban hingga Respons Polisi

PEMBUNUHAN Sadis Bocah 4 Tahun di Deliserdang, Pelaku akan Nikahi Ibu Korban hingga Respons Polisi

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
ist/polresdeliserdang/indra gunawan
PEMBUNUHAN Sadis Bocah 4 Tahun di Deliserdang, Pelaku akan Nikahi Ibu Korban hingga Respons Polisi. (ist/polresdeliserdang/indra gunawan) 

PEMBUNUHAN Sadis Bocah 4 Tahun di Deliserdang, Pelaku akan Nikahi Ibu Korban hingga Respons Polisi

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com - Setelah menjalani interogasi beberapa jam akhirnya pihak kepolisian menetapkan Alisaba Nazara (41) sebagai tersangka atas kasus pembunuhan terhadap Aliando Saragih.

Aliando Saragih, bocah berumur 4  tahun yang merupakan warga Desa Ujung Labuhan  Kecamatan Namorambe Kabupaten Deliserdang.

Kronologi Bocah Dibunuh Pria Pacar Ibunya, Motif Cemburu dan Rencana Menikahi Ibu Korban Bikin Geger
Kronologi Bocah Dibunuh Pria Pacar Ibunya, Motif Cemburu dan Rencana Menikahi Ibu Korban Bikin Geger (ist/polresdeliserdang/indra gunawan)

Saat ini warga Kelurahan Kwala Bekala Medan Johor, Medan itu sudah ditahan oleh Satreskrim Polresta Deliserdang.

Polisi masih terus mendalami setiap keterangan yang disampaikannya.

Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, AKP Rafles Langgak Putra Marpaung mengatakan untuk sementara tersangka mengaku membunuh anak pacarnya itu karena cemburu.

Meskipun korban masih kecil namun Alisaba menilai kalau korban dan ibunya itu sudah seperti suami dan istri.

Walhasil, pihak kepolisian menduga tersangka terindikasi  gangguan kejiwaan.

Kendatipun demikian, polisi tetap menanti pengembangan kasus ini.

"Tergantung petunjuk jaksa nanti (apakah akan diperiksa kejiwaannya atau tidak. Dia (pelaku) cemburu sama korban. Katanya ibu sama anak ada main kayak suami istri. Jadi biar mamaknya enggak rusak, dibunuhlah anak itu. Cemburu enggak jelas dia (pelaku) sama anak ini," kata Rafles Jumat (22/11/2019).

AKP Rafles juga menuturkan kalau pihaknya sempat menginterogasi tersangka selama enam jam.

Saat itu baru kemudian tersangka mengakui perbuatannya telah menganiaya korban dan mencekiknya.

Itu dilakukannya tatkala ibu korban sedang tidak ada di dalam kios pangkas tempat tersangka bekerja yang selama ini dijadikan tempat tinggal mereka.

"Hasil autopsi rumah sakit Bhayangkara Medan secara lisan penyebab kematian dicekik atau dibekap. Sebelum dibawa ke rumah sakit Bhayangkara terlebih dahulu korban ini dibawa ibunya ke rumah sakit Kasih Insani Delitua," kata Rafles.

Kronologi Bocah Dibunuh Pria Pacar Ibunya, Motif Cemburu dan Rencana Menikahi Ibu Korban Bikin Geger

Kronologi Bocah Dibunuh Pria Pacar Ibunya, Motif Cemburu dan Rencana Menikahi Ibu Korban Bikin Geger
Satreskrim Polresta Deliserdang berhasil mengamankan pelaku pembunuhan Jumat, (22/11/2019) malam.(ist/polres deliserdang/indra gunawan)

Kurang dari 24 Jam, Polisi mengungkap kasus pembunuhan sadis, seorang bocah berusia 4 tahun Deliserdang.  

Hal yang lebih mengejutkan, anak tersebut ternyata dihabis oleh pacar sang ibu.

Berikut hasil penyelidikan Polresta Deliserdang dan jajarannya.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Deliserdang mengungkap kematian Aliando Saragih, bocah berusia 4 tahun yang merupakan warga Desa Ujung Labuhan Kecamatan Namorambe Kabupaten Deliserdang.

Dari hasil penyelidikan pihak kepolisian ternyata pelakunya adalah pacar ibunya sendiri, Alisaba Nazara (41) warga Jl. Luku I Gang Kali Nomor 10 Lingkungan VII Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor, Medan.

Informasi yang dikumpulkan, korban dibunuh dengan cara dianiaya dan dicekik.

BREAKING NEWS: Bocah 4 Tahun Tewas Dicekik Pacar Ibunya, Polisi Mengungkap Motif Pembunuhan
BREAKING NEWS: Bocah 4 Tahun Tewas Dicekik Pacar Ibunya, Polisi Mengungkap Motif Pembunuhan (ist/polres deliserdang/indra gunawan)

Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, AKP Rafles Langgak Putra Marpaung mengatakan kasus pembunuhan itu terjadi pada Kamis, (21/11/2019) sekira pukul 13.40 WIB.

Saat itu, pihak rumah sakit Kasih Insani Delitua yang sempat menangani korban melaporkan kejadian dugaan pembunuhan ke Polsek Namorambe sekira pukul 15.00 WIB.

Setelah mengetahui informasi itu selanjutnya Kapolsek Namorambe, AKP Binsar Naibaho dan anggotanya pun datang ke rumah sakit.

Polisi saat menangani kasus pembunuhan
Polisi saat menangani kasus pembunuhan (ist/polres deliserdang/indra gunawan)

"Setelah cek ke rumah sakit lanjut cek Tempat Kejadian Perkara (TKP di Kios Pangkas Rapi Dusun II Desa Ujung Labuhan.

Tersangka ini memang bekerja sebagai tukang pangkas.

Saat itu pihak rumah sakit menyatakan kalau korban meninggal dunia karena pada tubuh korban juga ditemukan bekas luka memar pada bagian pipi kanan dan kiri dan pada bagian lehernya,"ujar Rafles Jumat, (22/11/2019) pagi.

Rencana Menikah

Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, AKP Rafles Langgak Putra Marpaung mengatakan, untuk memastikan siapa pelaku pembunuhan, kepolisian memeriksa sejumlah saksi.

Ibu korban, Dorlida Simamora (35) mengatakan bahwa pada saat kejadian itu dirinya sedang tidak ada di lokasi kejadian.

Ia mengakui bahwa  tersangka Alisaba Nazara adalah pacarnya yang rencananya akan menikahinya dalam waktu dekat.

Kronologi Bocah Dibunuh Pria Pacar Ibunya, Motif Cemburu dan Rencana Menikahi Ibu Korban Bikin Geger
Kronologi Bocah Dibunuh Pria Pacar Ibunya, Motif Cemburu dan Rencana Menikahi Ibu Korban Bikin Geger (ist/Indra Gunawan)

Disebut kalau ia dan suaminya Ansarih Saragih telah berpisah kurang lebih satu tahun belakangan.

" Jadi Dorlida dan korban tinggal bersama kurang lebih dua Minggu ini.

Tinggalnya di kios pangkas tempat kejadian.

Pada saat pukul 11.00 WIB ibunya ini sempat pergi untuk bekerja sebagai tukang gosok pakaian.

Ketika ditinggalkannya anaknya ini masih dalam keadaan sehat. Baru sekira pukul 13.30 WIB dia kembali pulang,"kata Rafles.

 Ditambahkan Rafles kalau setibanya di kios pangkas yang mereka jadikan tempat tinggal itu, Dorlida sempat menanyakan keberadaan anaknya.

Pada saat itu tersangka sempat menjawab, bahwa anaknya tidur di kamar dan sudah dimandikan dan ditidurkan.

Saat dilihatnya nampak bahwa anaknya itu memang dalam keadaan berbaring. 

"Lalu ibunya ini membangunkan korban namun tidak kunjung bangun dan tidak bergerak. Dilihatnya memang ada luka memar di pipi dan leher korban. Sempat ditanyakan ya keadaan korban sama tersangka ini dan diajak untuk dibawa ke rumah sakit.

Tapi rupanya saat itu tersangka ini menjawab sudah meninggal dia itu dek. Tapi ibu korban ini tetap memaksa untuk membawa anaknya ke rumah sakit,"ungkap Rafles.

Dari rumah sakit Kasih Insani Delitua polisi pun membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi guna kepentingan Penyelidikan lebih Lanjut.

Sementara itu para saksi-saksi langsung dibawa ke Polsek Namorambe.

Barang-barang milik korban yang ditemukan di TKP juga ikut dibawa seperti baju kaos dan celana kolor yang telah dicuci.

"Hasil otopsi lisan penyebab kematian dicekik atau dibekap. Setelah kita interogasi panjang sekitar 6 jam, tersangka akhirnya mengaku.

Tersangkanya ini agak gila.

Dia cemburu sama korban.

Katanya ibu sama anak ada main kayak suami istri. Jadi biar mamaknya enggak rusak, dibunuhlah anak itu.

Sudah hampir setahun ini ibu korban dan tersangka pacaran dan mereka mau menikah.

Tersangka ini cemburu  enggak jelas sama si anak,"kata Rafles.

#PEMBUNUHAN Sadis Bocah 4 Tahun di Deliserdang, Pelaku akan Nikahi Ibu Korban hingga Respons Polisi

(dra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved