Cerita Seleb

Viral Kisah Pengantin yang Dinyinyir karena Tak Adakan Resepsi padahal Mampu, Begini Curhatannya

Di tengah maraknya pesta mewah dan Instagramable, pasangan ini justru sepakat memilih menggelar pernikahan sederhana.

Mstar
Viral Kisah Pengantin yang Dinyinyir karena Tak Adakan Resepsi padahal Mampu, Begini Curhatannya 

Agar mencukupi, Clarissa sengaja membuat pesta pernikahan yang biasa saja.

Bahkan uang tabungannya masih tersisa dua digit, dan bisa ia gunakan untuk berbulan madu ke Korea Selatan.

Berikut cuitan Clarissa di akun Twitternya:

"80jutaan udah sama mas kawin, dan seserahan. 600pax, venue di Bogor deket rumah gue dan deket rumah suami

Selesai nikah masih punya tabungan 2 digit, dan masih bisa honeymoon ke Korea

hidup @Jouska_id!!!" tulis Clarissa.

Hal yang sama juga dilakukan oleh pemilik akun Twitter bernama @rizaasz.

Wanita yang menggelar pernikahan di Yogyakarta itu bahkan hanya menghabiskan dana sebesar Rp 25 juta saja untuk menikah.

"Meskipun konsep ndakik-ndakik, budget kami ditekan banget agar tetap realistis dan habis nikahan bisa hidup.

Kami ikhlas di angka 25 juta.

Dengan duit segitu risetlah kami ke semua wedding package/pax yg ditawarkan resto dan hotel," tulis Riza.

Berbeda dengan Clarissa dan Riza, cerita yang diunggah akun Facebook bernama Tabib Mulia ini justru sebaliknya.

Seorang teman Tabib Mulia menggelar resepsi pernikahan di hotel dengan dana hutang dari bank sebesar Rp 350 juta.

Kini setelah menikah, ia harus membayar cicilan ke bank.

"Ini yg banyak terjadi,bahkan ada teman sy di Balikpapan Thun 2009 resepsi nikah di hotel habis 350jt uang nya hutang di bank.

sampai skrg anak nya sdh kelas 3 SD rumah ngontrak masih bayari bank.

logika kebalik," tulisnya.

Hendak menikah dengan sederhana ataupun mewah, memang menjadi kebebasan bagi masing-masing pasangan untuk memilih.

Namun agar biaya pernikahan tidak menyulitkan di kemudian hari, tentu harus disesuaikan dengan kemampuan.

Perencana keuangan Pandji Harsanto mengatakan, jika Anda memiliki rencana menikah, rencanakan tabungan khusus setidaknya dua tahun sebelumnya.

Bahkan, rencanakan tabungan menikah sejak punya penghasilan pertama dan pekerjaan tetap.

Tak terkecuali bagi mereka yang masih single atau rencana menikah dalam waktu dekat.

"Sebaiknya tabungan untuk nikah disegerakan," ujar Pandji seperti dikutip dari Kompas.com.

Selain itu, perhatikan hal-hal berikut ini ketika mempersiapkan biaya pernikahan:

Harus dilakukan

1. Lakukan sesederhana mungkin, karena kebutuhan kehidupan rumah tangga yang penting adalah setelah pernikahan

2. Hitung biaya pernikahan hanya yang prioritas saja, jika memang bukan kebutuhan nya jangan ragu untuk memangkas kebutuhan yang tidak perlu.

3. Jika kebutuhan biaya nikah 2 tahun lagi rupakan dalam bentuk Logam Mulia atau tabungan dollar supaya tidak mudah di ambil

4. Hitung biaya hidup setelah pernikahan seperti kontrak rumah atau biaya lain setelah menikah, jangan fokus pada biaya pernikahannya saja

Jangan dilakukan

1. Jangan memaksakan biaya pernikahan di luar kemampuan. Dalam pernikahan, yang terpenting adalah sah di mata hukum dan agama.

2. Jangan berutang dengan bunga tinggi untuk pernikahan. Jangan korbankan kesakralan pernikahan demi gengsi.

3. Hindari pinjam uang ke bank, seperti kartu kredit atau kredit tanpa agunan. Memang cara tersebut jalan pintas termudah. Tapi ingat, bunga yang dibayar tak sebanding dengan acara resepsi yang hanya hitungan jam

4. Jangan dulu bikin tabungan bersama selama status hubungan masih berpacaran. Hal ini untuk menghindari masalah jika hubungan putus di tengah jalan. 

(TribunStyle.com/Galuh Palupi)

#Viral Kisah Pengantin yang Dinyinyir karena Tak Adakan Resepsi padahal Mampu, Begini Curhatannya

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul POPULER Viral Curhat Sedih Wanita yang Pernikahannya Dinyinyiri, Suami Mampu Namun Tak Adakan Pesta

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved