Gerakan Aparatur Bersepeda (Grabs), Keliling Wilayah Pantau Kebersihan di Medan Deli

Kecamatan Medan Deli meluncurkan program Gerakan Aparatur Bersepeda (Grabs), Kamis (21/11/2019).

HO
Gerakan Aparatur Bersepeda (Grabs) di Kantor Kecamatan Medan Deli. 

TRIBUN-MEDAN.com - Satu inovasi hadir dari Kecamatan Medan Deli. Pada Kamis (21/11/2019) mereka meluncurkan program Gerakan Aparatur Bersepeda (Grabs). Camat Medan Deli Fery Suheri mengungkapkan program ini sebagai wadah sosialisasi dan mendekatkan diri kepada warganya.

"Gerakan Aparatur Bersepeda ini bermula dari kegiatan gotong-royong massal. Setiap hari Rabu dan Jumat kita ada Gotong-Royong Massal Medan Deli atau disingkat Go Mas. Dan setiap Sabtu ada gotong royong di kelurahan," tuturnya.

Ia melanjutkan, Grabs ini dibuat karena kecamatan harus tahu di mana ada titik-titik yang harus dibenahi. Grabs, katanya bukan untuk olahraga tetapi lebih fokus kepada masalah kebersihan.

"Jadi setiap Kamis titik kumpulnya di kecamatan dan titik akhirnya di masing-masing kelurahan. Mereka (kelurahan) juga ada rutenya masing-masing. Dari bersepeda, mereka akan tahu di mana titik-titik yang akan dibenahi," ujarnya.

Pembenahan bukan hanya masalah kebersihan, kecamatan turut serta sosialisasi kepada masyarakat tentang penggunaan wadah sampah.

"Kita juga membagikan keranjang sampah, sekaligus sosialisasikan tempat minuman isi ulang (tumblr). Kita bagikan kepada masyarakat untuk ditularkan kepada masyarakat yang lain bahwa lebih baik kita memakai botol minuman isi ulang daripada sekali pakai," katanya.

Menggunakan botol minuman sekali pakai menurut Fery mengakibatkan sampah yang akan bertumpuk dan bertambah setiap harinya. Melalui Grabs, Kecamatan Medan Deli juga akan mengecek titik-titik kelurahan yang harus diperbaiki.

"Termasuk kita menerima keluhan masyarakat. Lewat program ini kita mendekatkan diri kepada masyarakat dan mereka merasakan kehadiran kita sebagai pemerintah," ujarnya.

Tujuan akhir dari gerakan Grabs ini diungkapkan Fery adalah mewujudkan Medan menjadi kota yang bersih. Tetapi semuanya harus dibarengi dengan sinergitas bersama tidak hanya dari aparatur pemerintah.

"Makanya kita libatkan masyarakat, kita terus imbau dan sosialisasikan agar mereka lebih peduli terhadap lingkungan. Paling tidak bisa membersihkan di depan rumahnya sendiri setiap hari. Baik itu halaman rumah dan parit di depan rumah," katanya.

Lewat beberapa program, pihaknya mengaku ingin menggugah masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan. (cr17/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved