Raja Belanda Willem-Alexander Berencana ke Danau Toba, Begini Persiapan Pemerintah Kabupaten Samosir

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samoair Daulat Nainggolan mengaku menyambut baik rencana kunjungan tersebut.

Penulis: Arjuna Bakkara |
VOA Indonesia
Putri Beatrix dari Belanda (tengah), putranya, Raja Belanda Willem-Alexander yang berusia 46 tahun dan istrinya Ratu Maxima melambaikan tangan kepada kerumunan warga dari balkon Istana Kerajaan di Amsterdam. 

Raja Belanda Willem-Alexander Berencana ke Danau Toba, Begini Persiapan Pemerintah Kabupaten Samosir

TRIBUN-MEDAN.COM, SAMOSIR - Raja Belanda Willem-Alexander direncanakan akan mengunjungi Indonesia pada 10-12 Maret 2020.

Hal ini disampaikan Operasional Manager Kedutaan Besar Belanda untuk Indonesia, Hugo Brenninkmeijer.

Ia menyampaikan keindahan alam Sumut menjadi salah satu pertimbangan Raja Belanda untuk datang berkunjung ke Danau Toba.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samoasir Daulat Nainggolan mengaku menyambut baik rencana kunjungan tersebut.

"Artinya ini kan, ini kan tamu negara. Tentu kita mempersiapkan diri dan akan menyambut kedatangannya sebagaimana menjadikan tamu adalah raja," ujar Daulat Nainggolan di Samosir, Jumat (14/11/2019).

Panorama Danau Toba.
Panorama Danau Toba. (TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA)

Daulat Nainggolan menyampaikan dari sisi kesiapan titik destinasi, Samosir akan berbenah. Alasannya pariwisata Samoair akan semakin baik promosinya di Belanda.

Terkait kunjungan Raja Belanda dan  Belanda yang pernah menjajah Insonesia khususnya Samosir, Daulat mengajak warga memandang dari sisi pariwisatanya saja.

"Karena ini sifatnya pariwisata kita tidak membeda-bedakan dari negara mana pun yang berkunjung ke Samosir,"tuturnya.

Sebagai bagsa dan daerah yang pernah bertempur dengan Belanda, terkait kesempatan untuk mengambil kembali barang-barang puaaka yang pernah dibawa Belanda ke negaranya, kata Daulat mungkin akan dibahas dalam komunikasi selanjutnya.

Menurut Daulat, bila barang-barang pusaka tersebut bisa kembali memang akan menjadi tambahan koleksi untuk dikelola untuk pariwisata.

Terpisah, Bupati Samosir Rapidin Simbolon mengatakan hal serupa. Kedatangan Raja Belanda diharapkan berdampak baik bagi pariwisata Danau Toba khususnya Samosir.

Panorama Danau Toba dari Bukit Singgolom senja hari dengan bentangan Danau Toba serta Pulau Samosir di tengahnya.
Panorama Danau Toba dari Bukit Singgolom senja hari dengan bentangan Danau Toba serta Pulau Samosir di tengahnya. (Tribun Medan/Arjuna Bakkara)

"Semoga kunjungan ini, boleh terwujud dan bisa juga ini efek diterimanya kawasan Danau Toba dan Samosir masuk menjadi anggota Unesco Global Geopark (GGN)  Unesco," tuturnya.

Sebelumnya,Operasional Manager Kedutaan Besar Belanda untuk Indonesia, Hugo Brenninkmeijer mengatakan keindahan alam Sumut menjadi salah satu pertimbangan Raja Belanda untuk berkunjung ke daerah ini.

Sekda Provinsi Sumatera Utara, Sabrina, juga menyambut baik rencana Raja Belanda Willem-Alexander mengunjungi Sumut.

Sabrina berharap, rencana kedatangan Raja Belanda dapat terealisasi dan akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dari Belanda ke Sumut.

(Jun-tribun- medan.com)

# Raja Belanda Willem-Alexander Berencana ke Danau Toba, Begini Persiapan Pemerintah Kabupaten Samosir

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved