Polisi Sita Koper dan Beberapa Barang dari Rumah Sewa Pelaku Bom Bunuh Diri di Marelan

polisi menyita barang-barang milik pelaku. Di antaranya koper warna hitam, keranjang warna hijau dan beberapa anak panah serta berkas yang. .

Penulis: M.Andimaz Kahfi |
TRIBUN MEDAN/M ANDIMAZ KAHFI
Polisi sita koper dan beberapa barang dari rumah sewa pelaku bom bunuh diri di Marelan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Terungkap fakta bahwa pelaku bom bunuh diri RMN alias Dedek (24) menggunakan modus membuat SKCK untuk masuk ke dalam Mako Polrestabes Medan.

Teranyar dilokasi rumah sewa pelaku di Pasar I Rel Gang Melati VIII No 212 C Lingkungan VI, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, polisi melakukan penggeledahan.

Dalam penggeledahan itu, polisi menyita barang-barang milik pelaku. Di antaranya koper warna hitam, keranjang warna hijau dan beberapa anak panah serta berkas yang diduga daftar hadir undangan. 

Tapi tidak diketahui pasti, barang-barang apa saja yang berada di dalam koper berwarna hitam tersebut.

Salah seorang tetangga pelaku, Salma (37) mengaku bahwa dirinya sering berjumpa dengan RMN alias Dedek (24).

"Saya sering jumpa Dedek. Kalau pas lewat mau salat dia mau menegur," kata Salma warga di Gang Melati, Rabu (13/11/2019).

Polisi berada di dekat jenazah diduga pelaku ledakan bom bunuh diri di lokasi kejadian Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Polisi berada di dekat jenazah diduga pelaku ledakan bom bunuh diri di lokasi kejadian Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI (Tribun Medan/Riski Cahyadi)

"Sering dia bilang, buk. Kalau dari gayanya enggak pernah aneh-aneh. Makanya tadi pas lihat di TV, saya kok kayak pernah lihat. Enggak tahunya rupa tetangga," ungkapnya.

Dijelaskan Salma, bahwa dirinya masih bertemu terakhir dengan Dedek pada Senin (11/11/2019). Pelaku juga sempat menegur tetangganya yang letak rumahnya tidak berjauhan dengan rumah pelaku.

"Dia kalau keluar pakai celana Cingkrang. Tapi enggak tahu kerjanya apa," jelas Salma.

Tetangga pelaku lainnya, Jumiati mengatakan bahwa pelaku bersama istrinya sudah tinggal dirumah sewa lebih kurang dalam dua bulan terakhir.

"Kalau jumpa sama saya jarang dia menegur. Istrinya kalau pergi selalu memakai cadar dan kacamata putih tebal," kata Jumiati.

Polisi berada di dekat jenazah diduga pelaku ledakan bom bunuh diri di lokasi kejadian Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Polisi berada di dekat jenazah diduga pelaku ledakan bom bunuh diri di lokasi kejadian Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI (Tribun Medan/Riski Cahyadi)

Disebutkannya, mereka sering pergi berdua naik sepeda motor berpelukan. Tapi tidak tahu apakah sudah punya anak atau belum. 

"Tapi infonya istri pelaku sedang dalam kondisi hamil," tutup Jumiati.

(mak/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved