Kades Katangkuhen Tewas
Penyebab Kepala Desa Tangkuhen Tewas 5 Tusukan, Penjelasan Kapolsek Delitua dan Video Keluarga Marah
Penyebab Kepala Desa Tangkuhen Tewas 5 Tusukan, Penjelasan Kapolsek Delitua dan Video Keluarga Marah
Penyebab Kepala Desa Tangkuhen Tewas 5 Tusukan, Penjelasan Kapolsek Delitua dan Video Keluarga Marah
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Warga Jalan Eka Surya, Komplek Taman Permata Surya Blok E-15, Dusun VIII, Desa Kedai Durian, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang digegerkan dengan penemuan mayat Rely Kemit (57) seorang Kepala Desa Tangkuhen (Ketangkuhen).
Warga Jalan Jamin Ginting, Desa Tangkuhen, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang ini ditemukan tewas di sebuah rumah dalam kamar mandi milik seorang pendeta gereja GSRI, Desa Martelu, Kecamatan Sibolangit yang diketahui bernama Gayus Bangun.
• Link Live Streaming Timnas U-19 Indonesia vs Korea Utara,Tonton Link Siaran Langsung Pukul 18.30 WIB
• Anak Rely Histeris Mendengar Kabar Ayahnya Tewas Bersimbah Darah
Kapolsek Delitua AKP Dolly B Nainggolan membenarkan kejadian dugaan bunuh diri di Jalan Eka Surya, Komplek Taman Permata Surya Blok E-15, Dusun VIII, Desa Kedai Durian, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang.
"Kejadian tadi sekitar pukul 10.00 WIB,"katanya, Minggu (10/11/2019).
Ia menceritakan pada Minggu (10/11/2019) sekitar pukul 10.00 WIB Gayus Bangun pemilik rumah ditelpon oleh pembantu rumah tangga yang diketahui bernama Lestari boru Sembiring (25) dan menceritakan bahwa Rely Kelit berada di dalam kamar mandi dan tak kunjung keluar.
• Duet Benny-Toto Kembali Pimpin GPEI Periode 2019-2024, Setiap DPD Diminta Aktif Tingkatkan Ekspor
"Karena khawatir, Gayus Bangun menelpon kepala dusun meminta tolong agar datang ke rumahnya untuk melihat korban," kata AKP Dolly.
Sekitar pukul 11.15 WIB, kata Dolly, kadus (kepala dusun) sampai di rumah Gayus dan melihat di kamar mandi Rely Kemit sudah bersimbah darah.
"Mereka langsung menghubungi kita saat menemukan jasad korban sedang duduk di kloset dan bersimbah darah. Kalau tidak salah kita dihubungi sekitar pukul 11.20 WIB,"ujarnya.
Mengetahui hal tersebut, pihaknya langsung ke lokasi dan melihat korban sudah tidak bernyawa dengan posisi duduk di atas kloset dan pisau tertancap di dada sebelah kiri.
• Duet Benny-Toto Kembali Pimpin GPEI Periode 2019-2024, Setiap DPD Diminta Aktif Tingkatkan Ekspor
"Kita langsung melakukan pemeriksaan dibantu tim INAFIS Polrestabes Medan dan didapati ada 5 luka tusukan di dada korban,"terang orang nomor satu di Polsek Delitua ini.
Kemudian, masih kata Dolly, korban sudah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum.
Dugaan sementara, kata pria dengan balok tiga dipundaknya ini, Rely Kemit nekat mengakhiri hidupnya dikarenakan korban lagi proses perceraian dengan sang istri.
"Maka dari itu, korban tinggal di rumah Gayus Bangun di Komplek Taman Permata Surya Blok E-15,"katanya.
TRIBUN-MEDAN.COM - Jeritan amarah pria berkulit sawo matang tak terbendung saat melihat adiknya Relly Kemit (57) tewas bersimbah darah.
Relly Kemit adalah Kepala Desa Tengkuhan, Kecamatan Sibolangit.
Almarhum ditemukan tewas di atas kloset duduk di kamar mandi.
Relly Kemit diduga nekat mengakhiri hidupnya di kamar mandi di rumah warga bernama Gayus Bangun di Kompleks Perumahan Taman Permata Surya, Jalan Eka Surya, Kecamatan Delitua, Minggu (10/11/2019).
"Hotman, Tuhan itu tahu apa yang kau buat. Kau bilang mau menjaga adikku. Hotman. Mati dia. Ha! Sudah puas kau Hotman," kesal pria yang mengaku abang Relly.
Informasi yang diperoleh Tribun Medan, Hotman adalah pengacara almarhum.
• Kepala Desa Tewas dengan Pisau Nempel di Dada dan Lima Luka Tusukan, Jasad Ditemukan di Kamar Mandi
• Kades Ketangkuhen Rely Kemit Dapat Tekanan Sebelum Ditemukan Tewas Bersimbah Darah
Kabar yang beredar di lokasi Relly Kemit meninggal karena bunuh diri.
Diwawancari awak media Camat Delitua, Wakil Karo-karo mengatakan pisau yang digunakan Relly Kemit masih menempel di dada.
"Saat itu kita buka bajunya, ada lima tusukan. Lengket pisaunnya di dada sebelah kiri. Kalau keterangan dari pemilik rumah beliau ini lebih kurang tiga bulan tinggal di sini. Katanya mau berobat," ujarnya, Minggu (10/11/2019).
Lebih lanjut dijelaskan Wakil Karo-karo, kalau menurut pengacara almarhum yang bermarga Manulang, dia (korban) mau menempuh perceraiannya dengan istrinya.
Sementara saat kejadian, informasi yang dihimpun, almarhum diduga menghidupkan air keran dengan deras.
Di rumah saat kejadian, almarhum dan seorang pembantu yang bernama Lestari Boru Sembiring (25).
Almarhum ditemukan tewas bersimbah darah dengan posisi duduk di atas kloset kamar mandi.
Pantauan T r i b u n Medan di lokasi, puluhan warga memadati lokasi penemuan jenazah.
Jenazah dibawa menggunakan mobil ambulans menuju RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi.
(mft/akb/tribun-medan.com)
Penyebab Kepala Desa Tangkuhen Tewas 5 Tusukan, Penjelasan Kapolsek Delitua dan Video Keluarga Marah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/warga-padati-lokasi-pembunuhan-seorang-kepala-desa-minggu-10112019.jpg)