Jambatan Ambruk di Montigo Resort Batam saat Wisatawan Asal Singapura Berfoto
Jembatan pelantar itu ambruk sekitar pukul 16.00 WIB. Setidaknya ada dua rumah sakit yang menangani puluhan pasien tersebut.
TRIBUN-MEDAN.com-Jembatan kayu di Montigo Resort Batam ambruk, Kamis (7/11/2019) sore dan mengakibatkan 26 pengunjung yang juga warga negara asing (WNA) mengalami luka-luka, 2 di antaranya luka berat.
Jembatan pelantar itu ambruk sekitar pukul 16.00 WIB.
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga mengatakan, setelah mendapatkan informasi jembatan di Montigo Resort Batam ambruk, anggotanya langsung mengevakuasi korban.
"Kejadiannya sore. Setelah mendapatkan informasi kita ke sana dan lakukan evakuasi," sebutnya.
Erlangga juga membenarkan kalau puluhan orang yang menjadi korban tersebut merupakan warga negara asing yang datang dari Singapura.
"Kondisinya saat itu para korban sedang berfoto di sana. Mungki karena kelebihan muatan dan tiang penyangga tidak kuat dan akhirnya roboh," sebut Erlangga lagi.
Kepala Satuan Reskrim Polresta Barelang Ajun Komisaris Polisi (AKP) Andri Kurniawan mengatakan, ada sebagian korban kecelakaan di Montigo Resort Batam sudah kembali ke penginapan tersebut.
"Para korban tersebut sebagian sudah kembali ke penginapan di Montigo dan beberapa orang yang masih melakukan perawatan di RS Bhayangkara," ujar Andri pada Jumat (8/11/2019) dinihari.
Lebih lanjut Andri menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan pendalaman terkait kecelakaan naas yang menimpa para pengunjung resort tersebut dari olah TKP hingga pemeriksaan terhadap pemilik hotel dan yang bertanggung jawab di lokasi kejadian.
"Sementara masih kami dalami untuk Tempat Kejadian Perkara (TKP) sudah kita berikan police line dan olah TKP dan sekarang kita sedang melakukan pemeriksaan terhadap pemilik Hotel, penanggung jawab kegiatan tersebut," ujar Andri.
Saat di konfirmasi lebih lanjut terkait penyebab robohnya jembatan di Montigo Resort tersebut Kasat Reskrim polres Barelang tersebut mengungkapkan pihak masih terus mendalami penyebab kejadian naas tersebut.
"Nanti akan kita dalami terkait penyebab kejadian tersebut, apakah rapuh atau hal yang lainnya akan kita dalami kembali," ujar Andri.
Andri juga mengungkapkan bahwa warga negara Asing yang ikut menjadi korban dalam kecelakaan tersebut adalah warga Singapura.
"Warga negara Singapura," ujar Andri.
Untuk barang bukti yang berhasil diamankan oleh kepolisian saat melakukan olah TKP adalah puiang reruntuhan jembatan tersebut hal itu disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Barelang.
"Sementara hasil dari oleh TKP tadi kita mengamankan reruntuhan jembatan tersebut, untuk lebih jelasnya lagi kita akan lakukan olah TKP kembali karena tadi kondisi sudah malam," ujar Andri. (TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDIN)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jembatan_montigo_resort.jpg)