Bangkai Hewan Dibuang di Sungai, 1 Juta Ekor Babi Terancam Virus Hog Cholera di Sumut
Mulkan Harahap mengatakan, saat ini terdata sebanyak satu juta ekor lebih ternak babi mati akibat terserang virus Hog Cholera.
Penulis: Satia |
TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan, Dinas Perternakan Provinsi Sumatera Utara, Mulkan Harahap mengatakan, saat ini ada sekitar satu juta ekor lebih ternak babi di Sumut.
"Saat ini terdata sebanyak 1.229.000 hewan ternak babi di Sumut," kata dia, Kamis (7/11/2019).
Ia mengatakan, hewan ternak yang mati secara tiba-tiba kebanyakan milik masyarakat bukan pengusaha.
"Yang mati ini kebanyakan milik warga," jelasnya.
Ratusan bangkai babi ditemukan mengapung di Sungai Bedera, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Sumut, Selasa (5/11/2019). Setiap hari, banyak warga yang melihat bangkai babi yang mengapung di aliran sungai itu.
Warga pun mengeluhkan bau busuk yang dikeluarkan dari bangkai.
Belum diketahui asal bangkai babi tersebut.
Bau bangkai itu semakin menyengat apalagi dalam beberapa hari terakhir debit air sungai naik dan membawa serta sampah dari hulu.
Kata Mulkan, jika hewan ternak itu mati dalam kondisi terkena virus demam babi (Hog Cholera) haru dibakar atau di kubur.
Perihal ini dilakukan agar tidak menularkan virus yang sama kepada hewan ternak lainnya.
Katanya, jika sudah dibuang ke sungai, artinya kondisi alam sudah tercemar.
"Kalau mati itu harus di kubur agar tidak menularkan virus kepada hewan lainnya. Kalau sudah di buang ke sungai artinya itu sudah merusak lingkungan," ucapnya.
Ia juga menyesalkan kinerja dari Dinas Perternakan Kota Medan lengah dalam mengawasi hewan ternak.
"Dinas di Medan juga bisa dihubungi jangan hanya diam aja mereka tidak bekerja," jelasnya.
Mulkan mengatakan, saat ini belum ada sanksi tegas kepada warga yang mengatur tentang pembuangan bangkai hewan ternak ke sungai.
Akan tetapi, pihaknya ke depan akan berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah untuk dapat membuat satu kebijakan yang mengatur ini.
"Kalau sanksi tegas belum ada diberlakukan sampai dengan saat ini," jelasnya.
(cr19/Tribun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/petugas-sedang-mencari-dan-mengangkut-bangkai-babi.jpg)