Novel Baswedan Blak-blakan Beber Penyebab Pesimis Janji Kapolri Baru Idham Aziz soal Kasusnya

Novel Baswedan Blak-blakan Beber Penyebab Pesimis Janji Kapolri Baru Idham Aziz soal Kasusnya

KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Penyidik KPK Novel Baswedan tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/2/2018). Novel kembali ke Indonesia setelah sepuluh bulan menjalani operasi dan perawatan mata di Singapura akibat penyerangan air keras terhadap dirinya. # Novel Baswedan Blak-blakan Beber Penyebab Pesimis Janji Kapolri Baru Idham Aziz soal Kasusnya 

Usai Dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah meminta tim teknis yang dibentuk kepolisian menuntaskan kasus Novel dalam tiga bulan.

Hal itu disampaikan Jokowi Istana Negara, Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Namun hingga batas waktu itu lewat, kasus Novel masih belum terungkap.

Jokowi justru menunjuk Kapolri Tito Karnavian sebagai Mendagri di kabinetnya yang baru. (Devina Halim)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Kapolri Berganti, Novel Baswedan Pesimistis Kasusnya Terungkap

Janji Idham Azis.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani bersama Wakil DPR Aziz Syamsuddin, Muhaimin Iskandar, Sufmi Dasco Ahmad dan Rahmat Gobel saat berfoto bersama dengan Kepala Polisi Republik Indobesia (Kapolri) Komjen. Pol. Idham Azis seusai rapat paripurna pengesahan Kapolri di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (31/10/2019). Rapat Paripurna DPR tersebut menetapkan dan menyetujui Komjen. Pol. Idham Azis menjadi Kapolri (Kepala Polisi Republik Indonesia) usai mengikuti uji Kelayakan dan Kepatutan. Tribunnews/Jeprima
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani bersama Wakil DPR Aziz Syamsuddin, Muhaimin Iskandar, Sufmi Dasco Ahmad dan Rahmat Gobel saat berfoto bersama dengan Kepala Polisi Republik Indobesia (Kapolri) Komjen. Pol. Idham Azis seusai rapat paripurna pengesahan Kapolri di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (31/10/2019). Rapat Paripurna DPR tersebut menetapkan dan menyetujui Komjen. Pol. Idham Azis menjadi Kapolri (Kepala Polisi Republik Indonesia) usai mengikuti uji Kelayakan dan Kepatutan. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Calon Kapolri Idham Aziz berkomitmen akan mempercepat pengungkapan kasus aksi teror penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior KPK Novel Baswedan yang telah lama mangkrak.

Ia akan mengambil sikap usai pelantikannya sebagai Kapolri oleh Presiden Jokowi yang direncanakan dihelat pada Jumat (01/11/2019) besok.

"Kalau tidak ada aral melintang, besok saya kemungkinan besar akan dilantik oleh bapak presiden," kata Idham Azis di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (31/10/2019).

Salah satu sikap yang akan diambilnya pertama kali ialah menunjuk sosok Kepala Bareskrim (Kabareskrim) baru untuk menggantikan dirinya. Sosok itu, kata dia, akan didorong untuk mempercepat penyelesaian kasus Novel.

"Sesaat nanti setelah (pelantikan) itu, saya akan menunjuk Kabareskim yang baru untuk segera mempercepat pengungkapan kasus novel Baswedan," pungkasnya.

Disahkan DPR RI

Komjen Idham Azis berswafoto dengan lima pimpinan DPR usai dirinya disahkan menjadi Kapolri menggantikan Jenderal (Purn) Tito Karnavian
Komjen Idham Azis berswafoto dengan lima pimpinan DPR usai dirinya disahkan menjadi Kapolri menggantikan Jenderal (Purn) Tito Karnavian (Tribunnews.com/Chaerul Umam)

DPR RI menggelar rapat paripurna kelima, pada Kamis (31/10/2019).

Rapat digelar di Ruang Paripurna Gedung Nusantara II DPR RI Senayan, Jakarta, dimulai sekira pukul 16.29 WIB.

Rapat dipimpin oleh Ketua DPR RI Puan Maharani.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved