Viral Medsos
Saat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Belum Tampak ke Istana, Begini Kata-kata Bijak Annisa Pohan
santer kabar beredar bahwa AHY digadang-gadang akan menjadi menteri Presiden Jokowi dari kalangan muda.
Sebelumnya santer kabar beredar bahwa AHY digadang-gadang akan menjadi menteri Presiden Jokowi dari kalangan muda.
////
AGUS HARIMURTI YUDHOYONO (AHY), Putra sulung Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY belum terlihat di Istana Kepresidenan hingga Selasa (22/10/2019) pukul 14.00 WIB.
Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani, Muhammad Prananda Prabowo, Agus Harimurti Yudhoyono dan istri Annisa Pohan, Edhie Baskoro Yudhoyono dan istri Aliya Rajasa saat bersilaturahim di Hari Raya Idul Fitri di kediaman Megawati, Teuku Umar, Jakarta, Rabu (5/6/2019). (Instagram puanmaharaniri)
Sejak Senin (21/10/2019), beberapa tokoh penting yang berasal dari partai politik dan kalangan profesional diundang Presiden Jokowi ke Istana Kepresidenan.
Mereka yang diundang hadir mengenakan kemeja putih.
Sebelumnya, AHY digadang-gadang akan menjadi menteri Presiden Jokowi dari kalangan muda.
Santer disebut-sebut, AHY diduga akan menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga dan Menteri Sosial. Bahkan, juga sebagai wakil menteri.
Namun, sosok AHY yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua umum Paratai Demokrat itu belum muncul di Istana Kepresidenan.
Melalui Instagram, Annisa Pohan, istri AHY sekaligus menantu SBY mengunggah sebuah kata mutiara.
Annisa Pohan memang kerap mengunggah kata-kata bijak di Instagram Story-nya.
Kali ini, Annisa Pohan mengunggah mengenai belajar bersyukur dan bersabar.
Unggahan menantu SBY, Annisa Pohan (Instagram/@annisayudhoyono)
"Masa ini terbagi menjadi dua hari.
Hari keberuntungan dan hari naas bagimu.
Di saat hari sedang berpihak kepadamu maka bersyukurlah
Dan di saat hari sedang tidak berpihak padamu maka bersabarlah," begitu bunyi tulisan yang diunggah Annisa Pohan pada Senin (21/10/2019).
Unggahan Annisa Pohan di Instagram-nya belum tentu terkait perihal AHY yang belum diundang Jokowi. Namun, netizen seakan-akan mengaitkannya pada pemanggilan para calon menteri JOKOWI-MA'RUF tersebut.
Disebut-sebut Jadi Menteri
Bahkan, menjelang pelantikan Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin, masih santer kuat diberitakan Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY digadang-gadang menjadi menteri baru Jokowi pada Kabinet Kerja Jilid II.
Nama Wakil Ketua Umum Paratai Demokrat AHY bahkan tercantum dalam bocoran nama-nama calon menteri Jokowi dan Maruf Amin yang beredar di media sosial.
Seperti bocoran daftar nama yang dikutip dari Tribunjabar.id sebelumnya, AHY masuk dalam pilihan calon menteri dalam Pos 4, yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
Selain itu, nama AHY pun memang tak ragu diajukan Partai Demokrat jika Jokowi membutuhkan sosok menteri muda.
Hal ini disampaikan Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan seperti yang dimuat Kompas.com.
"Jadi saya membayangkan tadi dia (Jokowi) sudah punya nama (menteri). Mungkin kalau dia butuh anak-anak muda yang kalau soal kecepatan ya saya tidak ragu untuk menyebut nama Mas AHY sebagai tokoh muda yang tampil itu," katanya.
Saat pertemuan Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY dan Jokowi mengundang kecurigaan dari BPN Prabowo Subianto - Sandiaga Uno beberapa waktu lalu. (Instagram/ahy.id)
Hinca menyampaikan ini setelah menghadiri acara pelantikan presiden dan wakil presiden pada Minggu (20/10/2019).
Walaupun begitu, pihaknya mengaku, Partai Demokrat menyerahkan keputusan soal pemilihan menteri sepenuh kepada Jokowi.
"Kita tunggu saja siapa yang akan diumumkannya, Demokrat akan menjadi bagian yang utuh sesuai talenta-talenta kami lah yang kami punya," ujarnya.
Saran Jadi Menteri
Kilas balik AHY saat mencalon menjadi Wakil Presiden, AHY sempat disarankan menjadi menteri.
Hal itu pernah disarankan oleh Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid.
Kala itu Hidayat Nur Wahid menilai AHY lebih memungkinkan menjadi menteri.
Menurutnya, lantaran masih muda ia menilai perjalanan AHY untuk mengeksplorasi kemampuan politik masih panjang.
"Mungkin beliau (AHY) jadi menteri dulu, itu kan hal yang lebih mungkin," kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (27/7/2018), dikutip dari kompas.com.
Pernah disarankan menjadi menteri, lantas apakah ini saatnya AHY menjadi menteri kabinet kerja Jokowi?
Namun, hingga di detik-detik pengumuman para Menteri di Kabinet Kerja Jilid II, belum ada tampak pemanggilan AHY.
Presiden Joko Widodo, Sabtu (31/8/2019) siang, datang melayat ke kediaman Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas, Bogor. Ibunda dari Presiden ke-6 Republik Indonesia, Siti Habibah, berpulang dalam usia 86 tahun sekira pukul 19.21 WIB pada Jumat kemarin di RS Mitra Keluarga Cibubur. (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Inilah Wajah Lama yang Dipanggil Jokowi sebagai Calon Menteri Kabinet Baru, Tak Ada Susi Pudjiastuti. Berikut nama-namanya.
Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempercayai 7 orang untuk membantunya selama proses pembentukan kabinet baru.
Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin melalui keterangan tertulisnya, Selasa (22/10/2019).
"Dalam beberapa hari ini kan Presiden sedang menyusun kabinet. Dalam penyusunan kabinet itu Presiden menunjuk beberapa orang dalam membantu tugasnya sehari-hari, yaitu Pak Pratikno, Pak Pramono Anung, Bu Retno Marsudi, Bapak Moeldoko, Pak Ari Dwipayana, Pak Sukardi Rinakit, dan Pak Alexander Lay," kata Bey.
Ketujuh orang tersebut, lanjut Bey, diberikan tugas khusus untuk membantu Presiden Jokowi selama belum ada kabinet terbentuk.
Menurutnya, tidak ada kriteria atau penamaan khusus untuk ketujuh orang tersebut.
"Tidak, tidak. Hanya membantu Presiden. Jadi Presiden berhak memberikan tugas kepada mereka bertujuh itu, termasuk Bu Retno yang saat ini sedang bertugas mendampingi Bapak Wapres ke Jepang," imbuhnya.
Di saat yang sama, Bey juga memperkenalkan Fadjroel Rachman sebagai Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi, sekaligus sebagai Juru Bicara Presiden.
Penunjukan Fadjroel berdasarkan surat keputusan Presiden per tanggal 21 Oktober 2019.
"Akhirnya 21 Oktober 2019, saya tahu juga penugasan khusus yang diberikan oleh Presiden kemarin dengan berdasarkan surat keputusan Presiden yang ditandatangani langsung oleh Pak Jokowi, yaitu sebagai Staf Khusus Presiden di bidang Komunikasi dengan pembidangan sebagai Juru Bicara Presiden," ungkap Fadjroel.
Seperti diketahui, Fadjroel Rachman merupakan salah satu figur yang turut dipanggil untuk bertemu Presiden Jokowi di Istana, kemarin.
Kepada awak media sebagai mitra kerjanya, Fadjroel menyatakan siap untuk bekerja melayani rakyat.
"Karena pemerintahan Pak Jokowi ini kan ingin melayani rakyat, dan saya sebagai juru bicara juga dimintakan untuk melayani juga. Mudah-mudahan anda bisa menghubungi saya setiap saat, mudah-mudahan saya bisa membantu," tandasnya.
Berikut nama-nama yang dipanggil ke Istana, Susi Pudjiastuti tidak ada.
Menariknya, hingga Selasa (22/10/2019) malam, sejumlah menteri petahana yang awalnya diprediksi bakal dipertahankan karena dianggap memilki kinerja bagus justru tak terlihat dipanggil.
Seperti Menteri Keluatan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi.
Belum adanya nama Susi sebagai calon menteri menyebabkan warganet membuat tagar WeWantSusi.
Berikut wajah lama yang dipanggil Jokowi hingga Selasa malam:
1. Sri Mulyani (Menteri Keuangan)
Sri Mulyani menyatakan ia dipercaya kembali oleh Jokowi sebagai Menteri Keuangan di Kabinet Baru.
"Presiden meminta saya menyampaikan ke media, beliau menugaskan saya tetap menjadi Menteri Keuangan," kata Sri Mulyani usai bertemu Jokowi, Selasa (22/10/2019).
2. Siti Nurbaya Bakar (Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan)
Siti Nurbaya Bakar tetap menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan di periode kedua Jokowi bersama Ma'ruf Amin.
"Saya minta izin Bapak, apa boleh saya sebutkan. Oke khusus Bu Siti boleh disebutkan. Ada kewajiban penugasan melanjutkan tugas-tugas yang belum diselesaikan," kata politikus Partai NasDem ini.
3. Agus Gumiwang Kartasasmita
Menteri Sosial di Kabinet Kerja jilid I, Agus Gumiwang Kartasasmita dipanggil ke Istana, Selasa (22/10/2019).
Agus Gumiwang mengatakan Jokowi mengajaknya berdiskusi tentang industri.
Saat ditanya apakah akan menjadi Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang menjawab lebih tunggu pengumuman dari Jokowi, Rabu besok.
Jokowi meminta Basuki Hadimuljono untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur.
"Saya dipanggil Presiden. Beliau yang menyampaikan untuk bisa melanjutkan pembangunan infrastruktur," kata Basuki.
4. Basuki Hadimuljono
Basuki Hadimuljono yang dikabinet sebelumnya menjabat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dipanggil Jokowi pada Selasa (22/10/2019).
Jokowi meminta Basuki Hadimuljono untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur.
"Saya dipanggil Presiden. Beliau yang menyampaikan untuk bisa melanjutkan pembangunan infrastruktur," kata Basuki.
5. Budi Karya Sumadi
Menteri Perhubungan di Kabinet Jilid I, Budi Karya Sumadi datang ke Istana pada Selasa (22/10/2019).
Belum diketahui posisi apa yang akan ditempati Budi Karya Sumadi.
6. Yasonna Laoly
Hampir bersamaan dengan Budi Karya Sumadi, Yasonna Laoly juga ikut hadir di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/10/2019).
Yasonna merupakan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia era kabinet Jokowi-JK.
Sebelumnya, Yasonna sempat mengundurkan diri sebagai menteri lantaran terpilih sebagai anggota DPR RI dari PDIP.
Bila kembali jadi menteri, Yasonna harus mundur sebagai wakil rakyat.
Ia pun akan menjadi wakil rakyat dengan jabatan paling singkat, yaitu sekitar 20 hari.
7. Sofyan Djalil (Menteri Agraria dan Tata Ruang)
Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil kembali dipercaya menjadi menteri.
Menurut Sofyan, Jokowi memintanya melanjutkan jabatannya sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang di Kabinet Kerja Jilid 2.
"Rasanya sih melanjutkan pekerjaan yang belum selesai masalah agraria, masalah redistribusi, masalah reforma agraria," ujar Sofyan usai bertemu Jokowi, Selasa (22/10/2019) sebagaimana dikutip dari Kompas.com.
8. Moeldoko
Berbarengan dengan Sofyan Djalil, Moeldoko juga merapat ke ke Istana, Selasa (22/10/2019).
Di era Jokowi-JK, Moeldoko menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan Indonesia sejak 17 Januari 2018
9. Tjahjo Kumolo
Politikus Tjahjo Kumolo juga ikut merapat ke Istana bersamaan dengan datangnya sejumlah menteri petahana lainnya.
Di era Jokowi-JK, Tjahjo Kumolo menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri.
10. Bambang Brodjonegoro
Bambang Brodjonegoro ikut menjadi satu menteri petahana yang datang ke Istana.
Sebelumnya, Bambang Brodjonegoro diplot sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia atau Kepala Bapenas, sejak 27 Juli 2016.
11. Luhut Binsar Pandjaitan
Dikutip dari Kompas.com, Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mendatangi Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/10/2019).
Luhut hanya melambaikan tangan kepada para pewarta yang tengah menunggu para calon menteri di Kabinet Kerja 2 saat hendak masuk ke Kantor Presiden.
Usai melambaikan tangan ia kembali bergegas masuk ke Kantor Presiden.
12. Tito Karnavian
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menghadap Presiden Jokowi, Senin (21/10/2019) siang dipanggil Presiden Jokowi.
Seusai pertemuan dengan Jokowi, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Moh Iqbal membenarkan Tito bakal menempati jabatan baru.
Namun, ia tidak menyebutkan apa jabatan yang bakal ditempati Tito.
"Mungkin ya, ada semacam jabatan baru (untuk Tito)," kata Iqbal saat dijumpai di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Senin sore sebagaimana dikutip dari Kompas.com.
Pada Selasa ini, Ketua DPR Puan Maharani menyatakan Tito menyatakan mundur sebagai Kapolri dan anggota Polri.
Pengunduran diri itu karena Tito bakal menempati jabatan baru di pemerintahan.
13. Pratikno
Pratikno dipanggil ke Istana pada Senin (21/10/2019).
Menteri Sekretaris Negara pada kabinet kerja 2019-2024 Pratikno diperkirakan bakal kembali menjadi menteri di Kabinet baru Jokowi.
Pratikno berpeluang menduduki posisinya semula yakni Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) atau bisa juga dirotasi di posisi lain.
14. Airlangga Hartarto
Airlangga Hartarto yang menduduki posisi Menteri Perindustrian di Kabinet Kerja Jilid I turut dipanggil oleh Presiden Jokowi, Senin (21/10/2019) siang.
Airlangga mengaku dipanggil Jokowi dan berbicara kondisi defisit neraca perdagangan termasuk soal pengembangan kawasan ekonomi untuk mengisi beberapa industri unggulan.
Lantas apakah Airlangga, bakal menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menggantikan posisi Darmin Nasution?
Airlangga menjawab semuanya ditentukan pada hari Rabu, saat pelantikan menteri.
"Insya Allah nanti diumumkan Rabu besok, tunggu saja Rabu besok," tegasnya.
"Kami sudah nyatakan siap mendukung pak presiden Jokowi dan Ma'ruf Amin sampai periode 2024," tambah Airlangga.
Berikut ini orang-orang yang merapat ke Istana:
- 1. Mahfud MD
- 2. Nadiem Makarim
- 3. Christiany Eugenia Tetty Paruntu (akhirnya disebut bukan calon menteri)
- 4. Wishnutama
- 5. Erick Thohir
- 6. Tito Karnavian
- 7. Airlangga Hartarto
- 8. Pratikno
- 9. Fadjroel Rachman (Juru Bicara Presiden)
- 10. Nico Harjanto
- 11. Prabowo Subianto
- 12. Edhy Prabowo
- 13. Sri Mulyani
- 14. Syahrul Yasin Limpo
- 15. Agus Gumiwang Kartasasmita
- 16. Juliari Batubara
- 17. Siti Nurbaya Bakar
- 18. Suharso Monoarfa
- 19. Basuki Hadimuljono
- 20. Fachrul Razi
- 21. Ida Fauziah
- 22. Bahlil Lahadalia
- 23. Zainudin Amali
- 24. Abdul Halim Iskandar
- 25. Yasonna Laoly
- 26. Budi Karya Sumadi
- 27. Sofyan Djalil
- 28. Moeldoko
- 29. Tjahjo Kumolo
- 30. Bambang Brodjonegoro
- 31. Johny G Plate
- 32. Agus Suparmanto
- 33. Teten Masduki
- 34. Luhut Binsar Panjaitan
-
Baca: Inilah Sosok Syahrul Yasin Limpo, 2 Kali Gubernur Sulsel, Dipanggil Jokowi tanpa Melalui Surya Paloh
-
Baca: TANPA Susi, Diumumkan Hari Ini, Bocoran Kabinet Kerja Jilid II, Menteri Kesehatan Mayjen dr Terawan?
Artikel telah tayang di TribunJabar.id dengan judul: AHY Belum Terlihat Kenakan Kemeja Putih di Istana, Menantu SBY Unggah Soal Bersyukur dan Bersabar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ahy-dan-ibas-ke-rumah-megawati.jpg)