GEMPA 2 Kali Guncang Mentawai, Warga Panik Mulai Mengungsi, Imbauan Wakil Bupati Mentawai
GEMPA 2 Kali Guncang Mentawai, Warga Panik Mulai Mengungsi, Imbauan Wakil Bupati Mentawai
GEMPA 2 Kali Guncang Mentawai, Warga Panik Mulai Mengungsi, Imbauan Wakil Bupati Mentawai
TRIBU'N-MEDAN.com - GEMPA 2 Kali Guncang Mentawai, Warga Panik Mulai Mengungsi, Imbauan Wakil Bupati Mentawai.
//
Setelah dua kali diguncang gempa bumi magnitudo 5,5 masyarakat Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, dalam keadaan waspada.
Baca: Selundupkan 35 Kg Sabu dari Aceh ke Medan, Tiga Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sebagian masyarakat sudah mulai mengungsi secara mandiri ke tempat-tempat pengungsian yang ada.
"Masyarakat tidak ada yang keluar dari Mentawai. Mereka ada sebagian mengungsi secara mandiri, karena di beberapa tempat sudah ada tempat mengungsi," kata Wakil Bupati Mentawai Kortanius saat dihubungi Kompas.com, Rabu (23/10/2019).
Baca: Liga Champions Malam Ini: Jadwal Liga Champions, Klasemen Sementara & Hasil Pertandingan
Baca: Postingan Annisa Pohan Istri AHY, Anak SBY gak Diundang Jokowi ke Istana,Sempat Disebut Jadi Menteri
Korta mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap waspada setelah dua hari secara berturut-turut diguncang gempa.
Pada Selasa kemarin, pukul 06.49 WIB, Mentawai diguncang gempa magnitudo 5,5 yang lokasinya berjarak 49 kilometer dari Tuapejat.
Gempa dengan kedalaman 18 kilometer.
Kemudian, pada hari ini, pukul 05.11 WIB, Mentawai kembali diguncang gempa magnitudo 5,4.
Gempa hari ini dengan lokasi yang hampir sama, yaitu 50 kilometer dari tenggara Tuapejat.
Gempa dengan kedalaman 20 kilometer.
"Masyarakat tidak perlu panik, yang perlu kita waspada, harus cepat membaca situasi lingkungan di manapun berada," kata Korta.
Baca: ASAM URAT - Penyebab Asam Urat, Gejala Nyeri dan Daftar Sayuran Wajib Dihindari, Bukan Cuma Jeroan
Baca: MENTERI SUSI Pudjiastuti & Tagar #WeWantSusi Trending Topic, Susi Belum Dipanggil ke Istana
Korta juga meminta agar anak-anak tidak bermain terlalu jauh dari sekolah dan dekat pantai.
Mentawai merupakan salah satu daerah rawan gempa.
Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat Nasrul Abit beberapa waktu lalu mengatakan, Kabupaten Kepulauan Mentawai diintai gempa bermagnitudo 8,9.
Nasrul Abit mengemukakan pernyataan itu berdasarkan pendapat 5 ahli kegempaan Jepang, dengan fokus penelitian Pulau Mentawai di Sumatera Barat.
Arti skala MMI
Skala MMI (Modified mercalli Intensity) adalah satuan untuk mengukur kekuatan gempa.
Skala MMI dibagi menjadi 12 berdasarkan informasi korban selamat dan kerusakan yang terjadi akibat gempa bumi tersebut.
I MMI
Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.
II MMI
Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang
III MMI
Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
IV MMI
Pada siang hari dirasakan oleh banyak orang dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan berbunyi.
Baca: Prabowo Subianto Langsung Sambangi Kementerian Pertahanan
Baca: Upacara Pernikahan saat Acara Penguburan, Pria Ini Penuhi Harapan Terakhir Istrinya
V MMI
Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerbah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.
VI MMI
Getaran dirasakan oleh semua penduduk.
Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pabrik rusak, kerusakan ringan.
Baca: Klasemen & Jadwal Liga 1: Persipura vs Arema FC, Persib vs PSM Makassar, PSIS vs Badak Lampung
VII MMI
Tiap-tiap orang kelaur rumah.
Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik.
Pada bangunan yang kontruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah.
Terasa oleh orang yang naik kendaraan.
VIII MMI
Kerusakan ringan pada banguna dengan konstruksi yang kuat.
Retak-retak pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.
IX MMI
Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak.
Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.
X MMI
Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.
XI MMI
Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama seklai, tanah terbelah, rel melengkung sekali.
XII MMI
Hancur sama sekali, gelombang pada permukaan tanah. Pemandangan gelap. Benda-benda terlempar ke udara.
(*)
Baca: Dokter Pernah Dipecat IDI Jadi Menteri Kesehatan, dr Terawan Pernah Trending Topik Terapi Cuci Otak
Baca: Liga Champions Malam Ini: Jadwal Liga Champions, Klasemen Sementara & Hasil Pertandingan
tautan kompas.com
GEMPA 2 Kali Guncang Mentawai, Warga Panik Mulai Mengungsi, Imbauan Wakil Bupati Mentawai
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gempa-bumi-melanda-mentawai-tribun-medancom_20160302_214019.jpg)