TERBARU Bocoran Kabinet Kerja Jilid II yang Diumumkan Besok Senin Pagi Ada Fadli Zon hingga Djarot
"( Kabinet) sudah rampung, selesai. Nanti besok pagi saya kenalkan," kata Jokowi kepada wartawan di Istana Merdeka, Minggu (20/10/2019).
TERBARU Bocoran Kabinet Kerja Jilid II yang Diumumkan Besok Senin Pagi Ada Fadli Zon hingga Djarot
TRIBUN-MEDAN.COM - Beberapa jam sebelum Jokowi Widodo dan Maruf Amin dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024, Minggu (20/10/2019), beredar kembali bocoran susunan Kabinet Kerja Jilid II.
Sejumlah nama menteri dan wakilnya tersebut tersebar melalui whatsapp.
Seperti diketahui, perhatian masyarakat ternyata tidak hanya terpusat ke pelantikan yang akan digelar mulai pukul 14.30 wib, Minggu sore.
Saat diwawancarai jurnalis di Istana Merdeka sebelum menghadiri pelantikan di Gedung DPR RI, Presiden Joko Widodo memastikan akan mengumumkan susunan kabinetnya bersama Ma'ruf Amin pada Senin (21/10/2019) pagi.
Hal itu disampaikan Jokowi kepada wartawan saat akan berangkat menuju gedung DPR/MPR untuk dilantik sebagai presiden periode 2019-2024.
"( Kabinet) sudah rampung, selesai. Nanti besok pagi saya kenalkan," kata Jokowi kepada wartawan di Istana Merdeka, Minggu (20/10/2019).
Jokowi mengatakan, pengumuman kabinet ia lakukan pada Senin pagi karena Ma'ruf Amin akan berangkat ke Jepang pada Senin malamnya.
Kiai Ma'ruf rencananya akan menghadiri penobatan Kaisar Jepang.
Ia ingin Ma'ruf selaku wakil presiden ikut dalam pengumuman pengumuman kabinet itu.
Berikut susunan kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin yang beredar:
Kabinet Kerja II (2019-2024)
Presiden:
Joko Widodo
Wakil Presiden:
KH. Ma'ruf Amin
Menteri Koordinator:
Kabinet Kerja 2019-2024
1. Menteri Koordinator Bidang Polhukam: Moeldoko
2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Sri Mulyani
3. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Pramono Anung
4. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman: Luhut Binsar Pandjaitan
Menteri
1. Menteri Sekretaris Negara : Pratikno
2. Menteri Perencanaan Pembangunan Negara/Kepala Bappenas: Bambang Brodjonegoro
3. Menteri Dalam Negeri: Budi Gunawan
4. Menteri Luar Negeri dan Perdagangan: Retno Lestari Priansari Marsudi
Wakil Menlu : Abdurrachman Mohammad Fahir
5. Menteri Pertahanan: Fadli Zon
Wakil Menhan: Agus Harimurti Yudhoyono
6. Menteri Hukum dan HAM: Hamdan Zoelva
7. Menteri Komunikasi dan Informatika: Johan Budi
Wakil Menteri Komunikasi : Nezar Patria
8. Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi: Yanuar Nugroho
9. Menteri Keuangan: Chatib Basri
10. Menteri BUMN: Ignatius Jonan
11. Menteri ESDM : Archandra Taher
12. Menteri Perindustrian: Airlangga Hartarto
13. Menteri PU dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadi Muljono
14. Menteri Perhubungan : Budi Karya Sumadi
15. Menteri Ketenagakerjaan: Hanif Dhakiri
16. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutaman: Siti Nurbaya
17. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN: Ahmad Basarah
18. Menteri Agama: Yahya Tsaquf
19. Menteri Kesehatan: Diah Saminarsih
20. Menteri Sosial: Agus Gumiwang Kartasasmita
21. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Yeni Wahid
22. Menteri Pendidikan Nasional: Syafiq A. Mughni
23. Menteri Pendidikan Tinggi: Rudiantara
24. Menteri Pemuda dan Olahraga: Saifullah Yusuf
25. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Djarot Saiful Hidayat
27. Menteri Pertanian : Edi Wibowo
28. Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti
29. Menteri Koperasi : Nadiem Makarim
30. Menteri Pariwisata: Abdullah Azwar Anas
31. Menteri Kebudayaan Nasional: Hilman Farid
Pejabat Setingkat Menteri
1. Jaksa Agung: Mahfud MD
2. Panglima Tentara Nasional Indonesia: Hadi Tjahjanto
3. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia: Tito Karnavian
Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian
1. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal: Erick Tohir
2. Kepala Badan Ekonomi Kreatif: Triawan Munaf
Kepala Lembaga Nonstruktural
Kepala Staf Kepresidenan: Marsekal (Purn) Marsetyo
Badan Baru
1. Kepala Pusat Legislasi Nasional: Alex Lay
2. Kepala Lembaga Ekonomi & Keuangan Syariah: Erani Yustika
3. Kepala Badan Manajemen Talenta Nasional: Rieke Dyah Pitaloka
Jokowi juga menyebut, menteri yang ia kenalkan besok akan segera dilantik.
Namun, ia tak menyebutkan apakah pelantikan itu di hari yang sama atau berbeda.
"Dikenalkan dulu, kemudian dilantik," kata dia.
Politikus Partai Gerindra Fadli Zon angkat bicara soal kemungkinan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi menteri pada Kabinet Kerja Jilid II.
"Nanti, kita lihat saja," ujar Fadli saat dijumpai di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019).
Wartawan pun bertanya lagi soal cerita yang pernah diungkapkan Prabowo, yaitu tentang mantan Presiden Amerika Serikat Abraham Lincoln memberi jabatan pada lawan politiknya William Seward.
Cerita itu diketahui disampaikan Prabowo di kediamannya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Menurut Fadli, pernyataan Prabowo itu hanyalah perumpamaan bahwa di dalam politik, ada kepentingan yang lebih besar daripada kepentingan kelompok.
"Itu perumpamaan bahwa di dalam politik ada kepentingan yang lebih besar, yaitu kepentingan nasional.
Kadang-kadang kita harus mengorbankan kepentingan kelompok, kepentingan partai untuk kepentingan yang lebih besar, itu maknanya," ungkap Fadli.
Fadli juga menambahkan, jabatan menteri merupakan hak presiden terpilih Jokowi, sehingga apakah Gerindra akan mendapatkan kursi menteri atau tidak, akan diserahkan sepenuhnya kepada Jokowi.
"Saya kira, kalau soal kementerian itu kan urusan presiden, jadi saya kira menteri itu kan pembantunya presiden, jadi kita serahkan kepada Presiden Jokowi untuk bentuk kabinet,” kata Fadli.
Sementara, posisi Gerindra lima tahu mendatang, apakah sebagai koalisi atau mitra kritis, Fadli menegaskan bahwa hal tersebut telah diserahkan kepada Prabowo Subianto.
"Ya belum tahu, kita lihat nanti semuanya dari sisi Gerindra, kita sudah serahkan kepada Pak Prabowo untuk mengambil sikap, baik itu berkoalisi atau berada di luar pemerintah," tambah Fadli.
Politikus Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan, informasi yang menyebut bahwa dirinya akan menjadi menteri pada kabinet Jokowi-Ma'ruf adalah isu belaka.
"Halah, itu isu isu," ujar Fadli saat tiba di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Minggu (10/20/2019).
Fadli menegaskan, siapa saja yang akan duduk di kursi Kabinet Kerja Jilid II, diserahkan sepenuhnya kepada hak prerogatif Presiden Jokowi.
Sementara, arah politik partainya juga telah diserahkan sepenuhnya kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
"Jadi, nanti kita lihat saja lah," ujar Fadli.
Terkait isu yang menyebut Gerindra merelakan tidak menjabat ketua komisi di DPR RI, karena memperoleh jabatan di pemerintahan, Fadli juga menampiknya.
"Bagaimana, pemerintahannya saja presidennya baru dilantik hari ini. Kita belum tahu apa-apa," ujar dia.
TERBARU Bocoran Kabinet Kerja Jilid II yang Diumumkan Besok Senin Pagi Ada Fadli Zon hingga Djarot
Artikel ini dikompilasi dari Tribunnews.com dengan judul Bocoran Terbaru Kabinet Jokowi-Maruf Amin Jelang Pelantikan Presiden-Wakil Presiden, dari Kompas.com dengan judul "Diisukan Jadi Menteri, Fadli Zon: Halah...Isu!", "Jokowi Umumkan Kabinet pada Senin Pagi", "Isu Prabowo jadi Menteri Jokowi, Ini Jawaban Fadli Zon..."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/tagar-congratsjokowimarufamin-jadi-trending-twitter-dikicaukan-puluhan-ribu-warganet.jpg)