Tiga Pimpinan Legislatif Tajir Melintir, Siapa Paling Tajir: Puan, Bambang, atau La Nyalla?

Sementara posisi Ketua MPR dijabat oleh Bambang Soesatyo. Mantan Ketua DPR periode 2014-2019 ini terpilih secara aklamasi di dalam proses pemilihan.

ANTARA FOTO/RISYAL HIDAYAT, GALIH PRADIPTA, NOVA WAHYUDI
Ketua DPR Puan Maharani (kiri), Ketua DPD La Nyalla Mattalitti (tengah), dan Ketua MPR Bambang Soesatyo (kanan). 

Di Jawa Barat, properti Puan ada di dua wilayah yaitu Depok dan Bogor. Di Depok, ia memiliki tiga bangunan dengan akumulasi luas 72,9 meter persegi senilai Rp 1,62 miliar.

Sementara, seluas 27.133 meter persegi lahan senilai Rp 1,52 miliar dikuasainya di Bogor.

Ketua MPR terpilih Bambang Soesatyo (tengah) memberi salam dalam Sidang Paripurna MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10/2019). Sidang Paripurna tersebut menetapkan Bambang Soesatyo sebagai Ketua MPR periode 2019-2024 dengan Wakil Ketua, Ahmad Basarah dari Fraksi PDI Perjuangan, Ahmad Muzani dari Fraksi Partai Gerindra, Lestari Moerdijat dari Fraksi Partai Nasdem, Jazilul Fawaid dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Syarief Hasan dari Fraksi Partai Demokrat, Zulkifli Hasan dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Hidayat Nur Wahid dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Arsul Sani dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan dan Fadel Muhammad dari Kelompok DPD di MPR.
Ketua MPR terpilih Bambang Soesatyo (tengah) memberi salam dalam Sidang Paripurna MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10/2019). Sidang Paripurna tersebut menetapkan Bambang Soesatyo sebagai Ketua MPR periode 2019-2024 dengan Wakil Ketua, Ahmad Basarah dari Fraksi PDI Perjuangan, Ahmad Muzani dari Fraksi Partai Gerindra, Lestari Moerdijat dari Fraksi Partai Nasdem, Jazilul Fawaid dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Syarief Hasan dari Fraksi Partai Demokrat, Zulkifli Hasan dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Hidayat Nur Wahid dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Arsul Sani dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan dan Fadel Muhammad dari Kelompok DPD di MPR.(ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

Puan juga punya inventaris 612 meter persegi di Jakarta Pusat sejumlah Rp 7,62 miliar serta tanah dan bangunan 560 meter persegi/284 meter persegi sekitar Rp 19,5 miliar. 

Di Jakarta Selatan, dia menempit 5.321 meter persegi lahan senilai Rp 27 miliar. Selain itu, ia juga menggenggam delapan aset tanah dan bangunan 7.885 meter persegi/6.541,5 meter persegi senilai Rp 45,78 miliar.

Bambang Soesatyo menempati posisi kedua pucuk pimpinan legislatif terkaya. Aset properti milik pria yang akrab disapa Bamsoet itu mencapai Rp 71,2 miliar. 

Di Jakarta, Bambang tercatat memiliki sembilan bidang tanah dan bangunan seluas 4.935 meter persegi/3.128 meter persegi dengan nilai Rp 52,52 miliar. Selain itu, ia juga menguasai lahan 1.225 meter persegi sekitar Rp 3,67 miliar.

Adapun di Bogor, aset lahannya 6.919 meter persegi senilai Rp 2,27 miliar, serta tanah dan bangunan 2.116 meter persegi/370 meter persegi senilai Rp 1,27 miliar. 

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) periode 2019 - 2024 La Nyalla Mahmud Mattalitti mengikuti pemungutan suara untuk pemilihan ketua pada sidang paripurna DPD di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (1/10/2019). Senator asal Jawa Timur La Nyalla Mahmud Mattalitti terpilih sebagai Ketua DPD periode 2019-2024 dengan memperoleh 47 suara dalam proses pemungutan suara.
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) periode 2019 - 2024 La Nyalla Mahmud Mattalitti mengikuti pemungutan suara untuk pemilihan ketua pada sidang paripurna DPD di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (1/10/2019). Senator asal Jawa Timur La Nyalla Mahmud Mattalitti terpilih sebagai Ketua DPD periode 2019-2024 dengan memperoleh 47 suara dalam proses pemungutan suara.(ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

Sementara di Purbalingga, tanah dan bangunan yang dimiliki seluas 415 meter persegi/63 meter persegi senilai Rp 266 juta, dan 3.600 meter persegi/600 meter persegi tanah dan bangunan di Klungkung senilai Rp 8,25 miliar. 

Adapun di Bandung, Bamsoet meraup dua bidang tanah dan bangunan senilai seluas 990 meter persegi/500 meter persegi dengan angka Rp 2,62 miliar. 

Terakhir, La Nyalla Mattalitti memiliki kekayaan total sebesar Rp 14,2 miliar. Dari jumlah tersebut, aset properti berupa tanah dan bangunan mencapai Rp 11,4 miliar. 

Rinciannya, empat bidang tanah dan bangunan di Surabaya sebesar Rp 7,2 miliar, tiga bidang tanah dan bangunan di Jakarta sebesar Rp 4,2 miliar dan dan satu bidang tanah dan bangunan di Kota Batu senilai Rp 8,8 juta.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Siapa Paling Tajir: Puan, Bambang, atau La Nyalla?"

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved