Balon Udara Meledak di Ketinggian 10 Ribu Kaki, Ibu dan Anak Perempuan Meninggal

Ibu dan anak itu terjun bebas sementara para saksi hanya bisa menyaksikan dengan ngeri ketika mereka jatuh ke kematian.

Weibo
Seorang ibu dan anak perempuan asal China meninggal setelah balon udara yang mereka kendarai meledak di ketinggian 10 ribu kaki di udara. 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang ibu dan anak perempuan asal China meninggal setelah balon udara yang mereka kendarai meledak di ketingian 10 ribu kaki di udara.

Insiden ini terjadi pada Selasa (1/10/2019) kemarin di Shangdong, China.

Kejadian mengerikan ini terekam dalam sebuah video yang kemudian diunggah ke media sosial Weibo.

Video itu memperlihatkan wanita dan seorang anak perempuannya yang duduk di bangku sekolah dasar duduk di dua kursi terpisah di dalam balon udara.

Bukan seperti balon udara biasa yang memiliki keranjang, melainkan penumpang hanya duduk di dudukan yang memakai tali sebagai penggantungnya.

Balon udara panas itu membawa ibu dan anak itu ke udara dan mencapai ketinggian 10.000 kaki.

Itu cukup tinggi, mengingat balon udara panas hanya bisa terbang pada ketinggian rata-rata antara 1.000 dan 3.000 kaki.

Tiba-tiba, balon itu menghilang dan diyakini meledak karena ketinggian.

Ibu dan anak itu terjun bebas sementara para saksi hanya bisa menyaksikan dengan ngeri ketika mereka jatuh ke kematian.

Menurut Oriental Daily, tubuh mereka hancur ketika mereka jatuh ke tanah.

Polisi setempat kemudian mengkonfirmasi bahwa operasi balon udara panas itu ilegal.

Kasus ini kemudian diklasifikasikan sebagai tindak kriminal.

Pengawas daerah setempat menunjukkan bahwa meskipun insiden itu terjadi di daerah itu, tanah tersebut dimiliki oleh perusahaan lain.

Operator balon udara panas telah ditangguhkan, dan turis yang sudah membeli tiket dikembalikan uangnya.

Sementara itu, penyelidikan kecelakaan masih berlangsung.

Baiklah insiden ini menjadi pengingat bagi orang yang ingin naik balon udara.

Bagi Anda yang selalu ingin naik balon udara panas, pastikan pengelola memiliki izin, sehingga tidak terjadi situasi seperti ini.  (cr12/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved