Polri Dihujat saat Tangani Aksi Demo Mahasiswa, Pensiunan TNI Sulaiman Hardiman Angkat Bicara
Postingan-postingannya pun adalah mengenai aktivitasnya sehari-hari dan juga mengenai peristiwa yang kini menjadi sorotan masyarakat.
Sebagai warga negara yg baik dan maju, sudah saatnya demonstrasi dilakukan secara beradab dan damai dengan tetap memberikan “tekanan”. Hindari cara2 masyarakat kuno yg jelas2 merugikan kita semua
BILA Polri sampai bermesraan dgn penguasa, maka belajarlah pada sejarah tentara di zaman Orba... tentara akhirnya terpuruk dan tumbang secara politik dikala itu
Tentu kita tdk menginginkan semua itu terjadi karena sudah pasti akan banyak memakan KORBAN
Kami juga sangat yakin bahwa Polri bukanlah institusi yg sempurna layaknya malaikat, namun kedamaian yg kita nikmati dihari kemarin hingga hari ini terjadi “sedikitnya” juga berkat campur tangan kepolisian kita
Mari bersama menjaga dan mengingatkan Polri kita, Bravo POLRI... negara membutuhkan darma baktimu".
Alasan Pensiun Mayor Inf Sulaiman Hardiman yang Viral
Melansir Grid.ID dari akun Instagram pribadi Sulaiman Hardiman, @sulaiman_hardiman, mantan komandan Batalyon Infanteri ini menjelaskan alasan mengapa ia memutuskan pensiun secepat itu.
Dalam postingan yang diunggah pada Selasa (4/6/2019), Sulaiman mengungkap bila keputusannya untuk pensiun dini memang sudah menjadi cita-citanya dari dulu.
Selama menjadi anggota TNI AD, Sulaiman mengaku tak pernah berambisi atau bermimpi menjadi Jenderal.
Dan bila memang dirinya pernah menuliskan hal seperti itu, Sulaiman mengaku itu semata hanya untuk melengkapi administrasi.
Terkait berbagai asumsi yang timbul atas keputusannya untuk pensiun dini, Sulaiman menganggap hal tersebut adalah wajar.
Hal ini dikarenakan gaya pemahaman setiap orang berbeda-beda, terlebih lagi dengan media yang terkadang melebih-lebihkan isi berita untuk menarik minat pembacanya.
Oleh sebab itu, Sulaiman mengembalikan masalah ini kepada individu masing-masing, mau kemanakah pemahaman mereka tergiring.
Lalu terkait pertanyaan yang selalu ditanyakan kepadanya tentang kehidupannya setelah pensiun, Sulaiman menulisnya dengan gaya yang santai.
Dalam tulisannya tersebut ia menyebut bahwa ia tentunya tidak akan bekerja lagi dan akan banyak berpikir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kolase-foto-sulaiman-hardiman-dan-polisi-yang-tumbang.jpg)