Dilantik Jadi Anggota DPR RI, Adian Napitupulu Ngotot Tolak Tawaran Menteri dari Jokowi

Suasana pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 711 berjalan lancar, meskipun di luar gedung tampak ramai namun suasana kondusif.

Penulis: Juang Naibaho |
Istimewa
Adian Napitupulu saat menghadiri pelantikanya sebagai anggota DPR RI Periode 2019-2020, Selasa (1/10/2019) 

Bagi Adian Napitupulu, pakaian hanya menjadi alat penunjang kinerja seseorang.

"Yang penting memenuhi asas kesopanan, jangan dibikin susah. Pusing saya," katanya.

Sebelumnya saat geladi resik, pelantikan, Senin (30/9/2019), Adian Napitupulu mengaku membeli kemeja putih di Jatinegara seharga Rp 25.000. Dasi yang akan dikenakan dibeli di ITC Ambassador seharga Rp 25.000, dan jas ia beli di toko pakaian impor bekas di kawasan Gedebage, Bandung. Harga jas itu hanya Rp 40.000.

"Sepatu saya beli Rp 450.000, itu juga barang diskon 40 persen," ujar salah satu pendiri kelompok mahasiswa Forum Kota (Forkot) itu.

Dilantiknya Adian Napitupulu hari ini adalah salah satu kengototannya menolak menjadi menteri dalam Kabinet Jokowi Maruf 2019-2024 seperti yang dia sampaikan beberapa waktu lalu.

Politisi berdarah Batak ini mengaku ditawari oleh Presiden Joko Widodo ( Jokowi) menjadi menteri pada kabinet mendatang.

Tawaran tersebut saat Adian dipanggil Jokowi pada 13 Agustus 2019 lalu. Namun, Adian Napitupulu mengaku menolak tawaran Jokowi.

Adian Napitupulu merasa dia tidak memliki bakat menduduki posisi menteri.

Baca: Bidan Istri Polisi Digrebek Warga dan Suaminya sedang Ngamar dengan Dokter Spesialis

Baca: Potret Memesona Jialyka Maharani, Anggota DPD RI Termuda Berusia 22 Tahun, Bukan Orang Sembarangan

"Sudah (bertemu Jokowi), diminta jadi menteri.

Saya empat kali bilang, 'ampun Pak Presiden saya tidak punya talenta jadi birokrat, saya tidak punya talenta jadi menteri'," kata Adian Napitupulu saat ditemui di Denpasar, Bali, Sabtu (21/9/3019).

Namun dalam pertemuan tersebut, Adian Napitupulu mengaku belum sampai membahas untuk posisi menteri apa.

Politisi PDIP, Adian Napitupulu saat ditemui di Denpasar, Sabtu (21/9/2019).
Politisi PDIP, Adian Napitupulu saat ditemui di Denpasar, Sabtu (21/9/2019). (KOMPAS.com/ IMAM ROSIDIN)

Adian Napitupulu juga mengaku mendukung Jokowi bukan untuk sekedar mengejar jabatan, tapi lebih karena ingin Indonesia lebih baik.

"Belum bicara posisi (menteri).

Saya berjuang habis-habisan buat Jokowi tidak untuk jabatan, tapi untuk Indonesia lebih baik, itu saja.

Jadi saya tidak mengejar jabatan," kata Adian Napitupulu.

Baca: Polri Dihujat saat Tangani Aksi Demo Mahasiswa, Pensiunan TNI Sulaiman Hardiman Angkat Bicara

Baca: Ratusan Warga Sumut di Wamena Minta Pertolongan Gubernur Edy Rahmayadi untuk Kembali Pulang

Baca: Bibir Pemuda Ini Bengkak seperti Sosis setelah Disikut saat Main Basket

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved