Wujudkan Wisata Agro, Taman Simalem Resort Jadikan 60 Persen Lahannya Jadi Perkebunan Organik

Hal ini sesuai dengan misi Taman Simalem Resort yang ingin menjadikan tempat ini sebagai objek wisata agro di dunia perhotelan.

Tribun Medan/Silfa Humairah
Simalem resort menjelang malam. 

TRIBUN-MEDAN.com - Danau Toba bisa dinikmati dari berbagai sudut. Di sekeliling danau ini terdapat banyak tempat yang menarik baik untuk sekadar memandang atau bermalam di alam terbuka ataupun di berbagai penginapan, salah satunya Taman Simalem Resort

Namun ada yang berbeda dari Taman Simalem Resort. Tempat ini tidak hanya menawarkan hunian dengan view alam Danau Toba, dan perbukitan saja.

Untuk memuaskan para tamunya, penginapan yang berada di Jalan Raya Merek, Kabupaten Karo ini menyajikan kuliner serba organik.

Front Office Manager Taman Simalem Resort, Citra Sianipar mengatakan mulai dari makanan, desert, hingga minuman terbuat dari tanaman organik dari perkebunan sendiri.

Panorama alam yang dipelihara Simalem Resort. Panorama alam ini yang membuat Simalem Resort layak dikunjungi keluarga, teman. sohib, bahkan pasangan anda, Jumat (20/1/2017). (Tribun Medan / Silfa Humairah)
Panorama alam yang dipelihara Simalem Resort. Panorama alam ini yang membuat Simalem Resort layak dikunjungi keluarga, teman. sohib, bahkan pasangan anda, Jumat (20/1/2017). (Tribun Medan / Silfa Humairah) (Tribun Medan / Silfa)

Hal ini sesuai dengan misi Taman Simalem Resort yang ingin menjadikan tempat ini sebagai objek wisata agro di dunia perhotelan.

"Dengan misi itu, kami berupaya memberikan sajian sehat ala organik kepada para tamu. Tiap hari ada juice segar buah organik, seperti beat, nenas, wortel, tomat, timun sampai sayur-sayuran hingga tea dan kopi organik," katanya.

Bahkan kata Citra dari 206 hektar lahan Simalem Resort, 60 persennya adalah lahan perkebunan yang semuanya diolah secara organik. Lahan ini juga bisa dikunjungi langsung oleh wisatawan.

Sayur organik Simalem Resort
Sayur organik Simalem Resort (Tribun Medan / Septrina Ayu Simanjorang)

"Organik tentunya lebih sehat dibandingkan dengan pupuk kimia. Lahan perkebunan kami cukup lebar, sekitar 60 persen. Untuk penginapan cuma 30 persen saja dan sisanya dibiarkan alami," katanya.

Tak hanya itu, pengunjung juga bisa menyaksikan pengolahan sayur saat akan dikemas. Semua sayuran yang akan dikemas dicuci lalu dikeringkan.

Pengeringan menggunakan bantuan kipas angin atau mengandalkan sinar matahari kala terik.

Tak hanya sayuran, teh dan kopi juga dikelola langsung di tempat ini. Pengolahannya juga dilakukan secara organik.

Untuk teh dilakukan pengeringan dengan bantuan oven.

Bagi anda yang ingin langsung membeli sayur-sayuran bisa mengunjungi bangunan yang khusus menjual produk Taman Simalem Resort.

Terdapat juga produk olahan seperti selai, aroma therapy, hingga produk perawatan kulit atau skincare. Harganya bervariasi sesuai dengan jenis produknya.

Tak hanya untuk dipakai sendiri, pihaknya juga mendistribusikan hasil perkebunan organik tersebut hingga ke luar. "Di Medan ada di Berastagi Supermarket dan masih banyak juga ke daerah lainnya," pungkasnya.

Seorang karyawan sedang menjemur sayuran organik yang sudah dibersihkan di Taman Simalem Resort. Dari 206 hektar lahan Simalem Resort, 60 persennya adalah lahan perkebunan yang semuanyanya diolah secara organik
Seorang karyawan sedang menjemur sayuran organik yang sudah dibersihkan di Taman Simalem Resort. Dari 206 hektar lahan Simalem Resort, 60 persennya adalah lahan perkebunan yang semuanyanya diolah secara organik (Tribun Medan / Septrina Ayu Simanjorang)

(cr18/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved